-
EMAS eksplorasi emas Pani Gorontalo, habiskan Rp 9,48 miliar kuartal III
-
Hasil eksplorasi Pani dorong EMAS lanjutkan pemboran di Prospek Kolokoa
-
Proyek Emas Pani ditargetkan mulai produksi perdana kuartal I tahun 2026
Suara.com - PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) terus melakukan eksplorasi pertambangan emas di Pani, Gorontalo. Hingga Kuartal III, perseroan telah mengeluarkan biaya eksplorasi mencapai Rp 9.48 miliar.
Manajemen EMAS menjelaskan, eksplorai emas dilakukan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining dan PT Puncak Emas Tani Sejahtera yang memiliki perjanjian kontrak dengan PT Merdeka Copper Gold Tbk dan PT Merdeka Teknik Servis.
Adapun, metode eksplorasi yang dilakukan perseroan, menggunakan Pemetaan geologi dan pengambilan sampel permukaan dan Pemetaan dan pemodelan kekerasan batuan menggunakan point load test.
"Kemudian, Pemetaan dan pemodelan kekerasan batuan menggunakan point load test, Analisis alterasi dan mineralisasi berdasarkan hasil uji XRF, ASD, LIBS, dan ICP, Pembaruan survei topografi dan model geologi," tulis Manajemen EMAS seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, Jumat (10/10/2025).
Manajemen melanjutkan, area eksplorasi pertambangan emas itu dipilih berdasarkan hasil eksplorasi historis yang menunjukkan adanya potensi mineralisasi, baik di dalam maupun di luar batas pit yang telah diketahui sebelumnya.
Hasil dari kegiatan eksplorasi selama kuartal III ini yaitu adanya pembaruan peta topografi dan model geologi untuk wilayah Proyek Emas Pani.
Sebagai tindak lanjut, EMAS akan melaksanakan program pemboran eksplorasi di Prospek Kolokoa.
"Serta melanjutkan pemetaan geologi secara detail dan pengambilan contoh saluran (channel sampling) guna memperkuat data geologi dan potensi sumber daya mineral," kata Manajamen EMAS.
Untuk diketahui, Proyek strategis ini ditargetkan mulai memproduksi emas perdana pada kuartal I tahun 2026.
Baca Juga: Racun dari Dalam Tanah: Tambang Emas yang Mengancam Masa Depan Sangihe
Proyek yang berlokasi di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia ini digadang menjadi salah satu tambang emas terbesar di Indonesia dengan potensi cadangan lebih dari 7 juta ounces emas.
Fase awal pengoperasian akan menggunakan teknologi heap leach dengan kapasitas pengolahan sekitar 7 juta ton bijih per tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Cuan untuk Investor, Buyback Emas Antam Naik Lebih Tinggi dari Harga Jual
-
Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas
-
Jelang Review MSCI, IHSG Dibuka Merah ke Level 6.096
-
Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional