Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menujukkan komitmennya dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penyelenggaraan Beach Clean Up yang juga merupakan salah satu gerakan keberlanjutan GoZero%. Sebagai bagian dari rangkaian GoZero% Goes to Makassar, kegiatan ini digelar pada Sabtu (18/10) berlokasi di pesisir Pantai Barombong dan Pantai Galesong. Momentum aksi nyata bersih-bersih sampah ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Aksi Iklim Sedunia yang jatuh pada tanggal 24 Oktober mendatang.
Sebagai kota pesisir utama di Indonesia, saat ini Makassar menghadapi tantangan lingkungan yang serius berupa pengelolaan sampah, polusi laut, dan dampak perubahan iklim. Dengan volume sampah yang dihasilkan mencapai 900 ton per hari, sebagian masih berakhir di wilayah pesisir dan laut. Hal ini dapat mengancam rusaknya ekosistem lingkungan pesisir dan laut yang berdampak pada kesehatan, kualitas hidup, hingga penurunan potensi ekonomi masyarakat.
VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto C.A. mengatakan, “Telkom melalui GoZero% berkomitmen menerapkan prinsip keberlanjutan dari hilir hingga ke hulu. Mulai dari menjaga lingkungan, memberdayakan masyarakat, hingga menghadirkan inovasi digital yang ramah lingkungan. Kami percaya, penerapan ESG adalah fondasi utama bagi transformasi digital yang berdampak dan masa depan bisnis yang berkelanjutan.”
Kegiatan ini melibatkan sebanyak 200 peserta yang terdiri dari manajemen dan karyawan TelkomGroup, SMK Telkom Makassar, perangkat desa, masyarakat sekitar, relawan umum, serta Marine Buddies Makassar yang merupakan komunitas di bawah naungan WWF Indonesia untuk membantu mengendalikan dan mengelola potensi kelautan Indonesia. Dengan mengusung tema “Revive the Sea, Renew Our Future” kegiatan Beach Clean Up kali ini secara masif melibatkan masyarakat lebih luas dan berhasil memperoleh partisipan terbanyak sepanjang pelaksanaan GoZero% Roadshow di kota-kota sebelumnya.
Selaras, EVP Telkom Regional V Amin Soebagyo menyampaikan bahwa, “Laut dan pesisir di kawasan timur Indonesia bukan hanya sumber daya alam, tetapi juga sumber kehidupan bagi masyarakat. Sebanyak 1,4 ton sampah di sekitar pantai telah berhasil kami bersihkan. Semoga langkah nyata ini terus terjaga dan mendorong masyarakat untuk terus peduli dengan lingkungan sekitar.”
Pada kesempatan ini, Telkom juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa sebanyak 50 tempat sampah rumah tangga yang siap digunakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Pantai Barombong dan Pantai Galesong serta dua tempat sampah umum berukuran besar yang akan ditempatkan pada sekitar pesisir pantai. Hal ini guna memastikan masyarakat mulai menumbuhkan kebiasaan buang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan sekitar untuk tetap bersih usai penyelenggaraan kegiatan Beach Clean Up.
Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Dr. Bau Asseng turut hadir dan memberikan dukungan positif terhadap aksi keberlanjutan GoZero%. “Kami mengapresiasi langkah Telkom yang telah menginisiasi gerakan kolaboratif ini. Sesuai kebijakan Pemerintah tahun 2029, Indonesia harus zero waste to landfill, jadi saatnya seluruh elemen masyarakat mulai melakukan pengelolaan sampah dengan baik.”
Perwakilan komunitas Marine Buddies Makassar menambahkan, “Senang sekali bisa bekerja sama sebagai local heroes untuk aksi keberlanjutan Telkom di Makassar. Kami akan terus memantau dampak kegiatan ini dan mengajak masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan pesisir, karena masa depan ekosistem ini ada di tangan kita semua.”
Melalui aksi Beach Clean Up, Telkom kembali menegaskan komitmennya dalam implementasi nyata prinsip keberlanjutan, khususnya pada aspek lingkungan. Dalam hal ini, upaya untuk terus melahirkan inovasi digital yang mendukung keberlanjutan hingga aksi kepedulian lingkungan merupakan langkah nyata Telkom dalam mendukung target pemerintah menuju zero waste to landfill, yang tentunya sejalan dengan cita-cita untuk mencapai net zero emission tahun 2060.
Baca Juga: Dorong Digitalisasi Tata Kelola Legal Berbasis AI, Telkom Luncurkan TELIS 2.0
Ke depannya, Telkom berharap gerakan seperti ini dapat terus berlanjut dengan cakupan yang lebih luas di seluruh wilayah Indonesia serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan positif yang berdampak.***
Berita Terkait
-
Wujudkan Aksi Nyata Berkelanjutan, Telkom Lanjutkan GoZero% di Makassar
-
Nikmati Live Performance D'Masiv Japan Tour: Hadir Eksklusif di Langit Musik
-
Kembangkan Platform Digipactum dan Granta, TelkomSigma Jamin Tata Kelola Perusahaan Berjalan Lancar
-
Finpay Telkom Gaet Asuransi ADB, Perluas Pasar Proteksi Digital
-
Telkom Perkuat Literasi dan Perlindungan Digital di Kalangan Pelajar Lewat Cyberheroes 2025
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!