- Pada Selasa, 11 November 2025, IHSG dibuka menguat dan bertahan di zona hijau mencapai level 8.437 pada awal sesi perdagangan pagi.
- Perdagangan pukul 09.05 WIB mencatat 3,28 miliar saham diperdagangkan senilai Rp 1,82 triliun, dengan 256 saham naik dan 236 saham turun.
- Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak antara level support 8.350 dan resistance 8.478, sambil mencermati data penjualan ritel domestik.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal sesi perdagangan, Selasa 11 November 2025. IHSG menghijau ke level 8.437
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau dengan naik 0,26 persen di level 8.412.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,28 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,82 triliun, serta frekuensi sebanyak 232.100 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 256 saham bergerak naik, sedangkan 236 saham mengalami penurunan, dan 464 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, AADI, ADES, BREN, COIN, GMTD, INTP, JSPT, MGLV, PANI, PJHB, RAJA, RATU.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, BBCA, BLUE, CBRE, DMRY, DSNG, DSSA, INCO, ITMG, JARR, MPRO, PGUN.
Proyeksi IHSG
IHSG berpotensi mengalami pullback pada perdagangan Selasa (11/11/2025) setelah sempat mencetak rekor tertinggi intraday kemarin.
Berdasarkan riset Sapa Mentari BRI Danareksa Sekuritas, IHSG ditutup melemah ke level 8.391 dengan net foreign buy sebesar Rp 102,3 miliar, usai aksi ambil untung dan tekanan pada saham-saham berkapitalisasi besar.
Baca Juga: Laporan Kinerja SIDO: Laba Bersih Naik, Harga Tolak Angin Ikutan Naik
Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 8.350 dan resistance 8.478.
"Dalam jangka pendek, IHSG berpotensi mengalami pullback dengan area support di 8.350 dan resistance di 8.478. Pasar akan mencermati rilis data penjualan ritel Indonesia untuk September 2025," tulis riset tersebut.
Sementara itu, sentimen positif juga datang dari bursa global. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,81 persen ke level 47.368,63, S&P 500 menguat 1,54 persen ke 6.832,43, dan Nasdaq melesat 2,27 persen ke 23.527,17.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha