- Investor asing mencatatkan pembelian bersih saham BMRI sebesar Rp1,45 triliun selama pekan perdagangan 17–21 November 2025.
- Ketertarikan investor didorong fundamental kuat BMRI yang memproyeksikan pertumbuhan kredit 9-10% pada tahun 2026.
- BMRI fokus mendorong Program 3 Juta Rumah melalui Kredit Pembiayaan Perumahan (KPP) untuk UMKM dan masyarakat.
Suara.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) jadi salah satu saham paling banyak dibeli investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan perdagangan 17–21 November 2025.
Data menunjukkan, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) fantastis pada saham BMRI sebesar Rp1,45 triliun di pasar reguler.
Aksi beli masif pada saham big cap perbankan ini terjadi di tengah arus masuk dana asing ke pasar saham nasional secara umum.
Dalam sepekan terakhir, investor asing mencatatkan total net buy sebesar Rp3,9 triliun, melanjutkan tren positif dari pekan sebelumnya (Rp3,8 triliun).
Saham BMRI memimpin daftar beli bersih, jauh melampaui saham bank besar lainnya seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net buy Rp617,8 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp357,5 miliar.
Kendati demikian, pada penutupan perdagangan Jumat (21/11/2025), investor asing sempat mencatatkan jual bersih (net sell) tipis di seluruh pasar sebesar Rp26,3 miliar, menjadikan total net sell asing sepanjang tahun berjalan (year-to-date) ini berada di angka Rp30,5 triliun.
Ketertarikan investor asing terhadap BMRI didukung oleh kinerja fundamental yang solid dan prospek pertumbuhan yang kuat. Bank Mandiri memproyeksikan mampu mempertahankan pertumbuhan kredit yang solid sebesar 9-10% secara tahunan (yoy) pada tahun 2026.
Pertumbuhan ini akan didorong oleh sektor pembiayaan korporasi, infrastruktur, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Secara kinerja, pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) BMRI tercatat naik 5% yoy menjadi Rp78,3 triliun, ditopang oleh pertumbuhan kredit yang stabil dan kenaikan imbal hasil.
Baca Juga: Fakta-fakta RPP Demutualisasi BEI yang Disiapkan Kemenkeu
Strategi utama BMRI ke depan adalah menurunkan biaya dana (cost of fund/CoF), memperkuat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga murah (CASA), dan memperluas monetisasi digital melalui aplikasi andalan mereka, Livin’ dan Kopra Mandiri.
Selain itu, salah satu fokus utama BMRI saat ini adalah mendorong percepatan Program 3 Juta Rumah melalui sosialisasi Kredit Pembiayaan Perumahan (KPP).
Program KPP, yang diatur dalam Permenko No. 13/2025 dan Permen PKP No. 13/2025, ditujukan bagi UMKM dan masyarakat luas untuk membangun atau merenovasi rumah.
KPP berfungsi ganda sebagai kredit modal kerja atau investasi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha maupun perorangan di sektor perumahan. Dukungan ini dianggap strategis untuk memperkuat sektor perumahan secara inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menyampaikan bahwa pembiayaan KPP tidak hanya menyokong pelaku konstruksi, pengembang, dan pedagang material bangunan, tetapi juga mendorong pemberdayaan UMKM di berbagai wilayah.
“Melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan perbankan, diharapkan program ini mampu memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing nasional menuju visi Indonesia Emas 2045, sekaligus selaras dengan Asta Cita Pemerintah,” ujar Henry Panjaitan di Tangerang, Kamis (20/11), usai efektif menjabat setelah RUPSLB 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
-
ANTM Gelontorkan Rp245,76 Miliar untuk Perkuat Cadangan Emas, Nikel dan Bauksit
-
AMMN Alokasikan USD 3,03 Juta untuk Eksplorasi Sumbawa, Ini Mekanismenya
-
Harga Emas Akhir Pekan Stabil, Pegadaian Sediakan Berbagai Variasi Ukuran
-
Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Agar Dana Bantuan Tidak Hangus
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun