- Superbank, yang merupakan transformasi Bank Fama International, dipimpin oleh EMTK didukung aliansi Grab, Singtel, dan KakaoBank.
- Kepemilikan mayoritas 31,11% dipegang EMTK, sementara Grab dan KakaoBank menyumbang integrasi ekosistem.
- Bank digital ini mencatat laba bersih Rp20,1 miliar pada semester I 2025, didukung rencana IPO.
Rencana IPO ini didukung oleh turnaround kinerja keuangan yang solid. Pada semester pertama tahun 2025, Superbank berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp20,1 miliar, sebuah peningkatan signifikan dari posisi rugi Rp188 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan kredit bank juga melompat 123% menjadi Rp8,4 triliun, menunjukkan fondasi yang kuat.
Tips Investasi
Bagi calon investor yang tertarik pada Superbank, penting untuk mencermati bahwa keberadaan pemilik-pemilik besar ini adalah indikator potensi.
Namun, kesuksesan investasi bergantung pada banyak faktor. Investor disarankan untuk membaca Prospektus secara saksama ketika dokumen IPO resmi dirilis, untuk memahami risiko bisnis dan rencana penggunaan dana IPO.
Selain itu, mencoba langsung produk Superbank melalui integrasi dengan aplikasi Grab dapat memberikan penilaian langsung terhadap daya tarik dan potensi pasar dari bank digital ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak
-
Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia
-
MSCI Bekukan Rebalancing, Begini Nasib Saham GOTO
-
Emiten BCIC Sulap Tabungan Nasabah Jadi Aksi Konservasi Mangrove dan Laut
-
Tak Cuma Pembangkit, Transmisi Disebut Kunci Cegah Blackout Sumatra
-
Dua Kali Purbaya Kebobolan Soal APBN, Sapi Kurban Prabowo dan Motor Listrik MBG
-
Investor Jepang: Indonesia Hadapi Kemandekan Ekonomi yang Berbahaya
-
Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis
-
Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi