- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) akan IPO di BEI, menawarkan 625 juta saham dengan penjamin emisi Samuel Sekuritas.
- Perusahaan dari Bojonegoro, Jawa Timur ini bergerak di olahan sarang burung walet dan menargetkan dana Rp93,75 miliar hingga Rp105 miliar.
- Seluruh dana hasil IPO akan dialokasikan untuk penguatan bahan baku.
Suara.com - PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, yang menggunakan kode emiten RLCO, bersiap mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Perusahaan yang bergerak di Sektor Consumer Non-Cyclicals dengan subsektor Processed Foods ini menargetkan penghimpunan dana melalui penawaran 625 juta saham, atau setara dengan 20% dari total saham yang dicatatkan. Samuel Sekuritas Indonesia bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek dalam IPO ini.
RLCO berpusat di Bojonegoro, Jawa Timur. Bidang usahanya meliputi pengolahan dan pencucian sarang burung walet, serta perdagangan produk-produk kesehatan.
Detail penawaran untuk IPO RLCO:
- Rentang Harga Book Building: Rp150 – Rp168 per saham.
- Jumlah Saham yang Ditawarkan: Perusahaan menawarkan 625 juta saham atau setara dengan 6.250.000 lot.
- Potensi Dana Dihimpun: Dengan rentang harga tersebut, RLCO berpotensi menghimpun dana segar antara Rp93,75 miliar hingga Rp105 miliar.
- Penjamin Emisi: PT Samuel Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi saham ini.
Alokasi Dana IPO: 100% untuk Penguatan Bahan Baku
Prospektus RLCO memperlihatkan fokus operasional yang sangat jelas pada penguatan rantai pasok bahan baku. Seluruh dana yang dihimpun dari IPO dipastikan akan dialokasikan untuk tujuan tunggal, yaitu pembelian bahan baku sarang burung walet:
- Modal Kerja (56,33%): Lebih dari separuh dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja langsung perseroan untuk membeli bahan baku utama.
- Penyertaan Modal Anak Usaha (43,67%): Sisanya akan disalurkan sebagai penyertaan modal kepada entitas anak, PT Realfood Winta Asia, yang juga akan digunakan untuk pembelian bahan baku sarang burung walet.
Strategi ini menunjukkan komitmen manajemen untuk memastikan stabilitas pasokan dan peningkatan volume produksi.
RLCO memiliki jaringan ekspor yang terstruktur: ekspor produk olahan ke pasar Cina dilakukan langsung oleh Perseroan, sementara ekspor ke pasar non-Cina dijalankan melalui Entitas Anak.
Mengenai prospek saham, RLCO menilai industri sarang burung walet memiliki fondasi yang kuat.
Baca Juga: Daftar Saham Masuk MSCI Pekan Ini, KLBF dan ICBP Terpaksa Turun Kasta
Meskipun nilai ekspor Indonesia pada 2024 (US$551,56 ribu) mengalami penurunan 12,9% dari rekor 2023, penurunan tersebut dinilai sebagai normalisasi setelah lonjakan permintaan global dan penyesuaian stok importir, bukan indikasi pelemahan fundamental.
Berikut adalah jadwal lengkap penawaran umum perdana saham RLCO:
Masa Penawaran Awal (Book Building) 24 – 26 November 2025
Perkiraan Tanggal Efektif 28 November 2025
Masa Penawaran Umum Perdana Saham 02 – 04 Desember 2025
Tanggal Penjatahan 04 Desember 2025
Distribusi Saham Secara Elektronik 05 Desember 2025
Pencatatan Saham di BEI 08 Desember 2025
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas
-
BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah
-
19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum
-
Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket