- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan Kementerian ESDM hanya mengurus perizinan dan pengawasan pertambangan, bukan urusan bandara.
- Bandara PT IMIP di Morowali menjadi sorotan setelah kunjungan Menhan menemukan anomali terkait keberadaan aparat negara.
- Bahlil menegaskan ESDM akan menindak tegas tambang ilegal di kawasan IMIP sesuai arahan Presiden tanpa pandang bulu.
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan tanggapannya soal bandara khusus yang berada di kawasan industri nikel milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang saat ini menjadi sorotan.
Menurutnya, ESDM hanya mengurus terkait dengan proses perizinan dan mengawasi pertambangan. Bahlil menegaskan, urusan Bandara merupakan ranah kementerian lain.
"Di bandara itu kan ada kementerian teknis yang mengaturnya. Kalau kami di bidang pertambangannya, Kementerian ESDM itu di bidang pertambangannya termasuk rekomendasi terhadap bagian hilirnya," ujar Bahlil kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta yang dikutip Kamis (27/11/2025).
Asal tahu saja, Bandara yang berada di Morowali, Sulawesi Tengah menjadi sorotan setelah kunjungan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Dalam kunjungan itu, ditemukannya adanya anomali sebab dalam pengelolaannya terdapat aparat negara.
Bahlil menyebut kementerian yang dipimpinnya tidak memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti temuan itu.
"Dalam pengamanan obyek yang ada di bandara, itu merupakan kewenangan daripada menteri teknis," imbuhnya.
Namun, jika menyinggung soal tambang ilegal di kawasan IMIP, Bahlil menegaskan Kementerian ESDM tidak akan pandang bulu. Sebagaimana katanya, arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Arahan Bapak Presiden kepada kami, sebagai Satgas dan sebagai Menteri ESDM, adalah tegakkan aturan. Jangan pandang bulu, karena enggak boleh negara kalah dari apa yang terjadi yang kurang pas atau melanggar," tegasnya.
Bahlil mengaku saat ini masih menunggu laporan dari timnya di lapangan soal keberadaan tambang ilegal di kawasan industri nikel itu.
Baca Juga: Kemenhub Pastikan Bandara PT IMIP di Morowali Beroperasi Legal
"Sampai dengan sekarang kita tunggu laporan dari tim. Tapi saya harus mengatakan bahwa siapapun yang melanggar terkait dengan tambang ilegal ataupun menambang di luar wilayah yang ada izinnya seperti BPKH, ataupun menambang di area yang ada nikelnya tapi tidak ada izinnya, tetap akan diproses secara umum," katanya.
Bandara IMIP Bebas Tanpa Perangkat Negara
Sebagaimana diketahui, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan pengamanan kedaulatan negara di area Objek Vital Nasional (Obvitnas), termasuk Bandara PT IMIP yang memiliki lokasi sangat strategis.
Dalam kunjungan itu, ditemukan potensi celah yang sangat mungkin dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal yang jelas-jelas merugikan kepentingan nasional.
Sjafrie bahkan menyebut operasional bandara tanpa perangkat negara sebagai sebuah anomali yang sangat serius.
"Ini menunjukkan kehadiran negara terhadap semua kegiatan-kegiatan ilegal yang selama ini terjadi dan ini sangat merugikan negara," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Konsumsi Pertamax Melonjak 20 Persen Sepanjang 2025, BBM Ramah Lingkungan Makin Diminati
-
Rem Darurat Pinjol! OJK Batasi Utang Maksimal 30% Gaji Mulai 2026
-
Aset Pengguna Tokocrypto Tembus Rp5,8 Triliun, Diaudit Teknologi Canggih!
-
Harga Pangan Nasional Terus Melandai, Cabai hingga Bawang Merah Kompak Turun
-
BRI Peduli Berdayakan Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan dan Pemagangan Strategis
-
Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela
-
Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram