- Pada Jumat (19/12/2025), Badan Pangan Nasional mencatat penurunan harga mayoritas komoditas pangan seperti cabai dan beras.
- Koreksi harga paling signifikan terjadi pada kelompok bawang merah, cabai merah besar, dan cabai rawit merah akibat pasokan terjaga.
- Mayoritas bahan pokok lain seperti telur, ayam ras, dan minyak goreng mengalami pelemahan harga, kecuali garam yang naik tipis.
Ikan bandeng turun Rp693 atau 1,91 persen ke level Rp35.546, sedangkan ikan kembung turun Rp278 atau 0,63 persen menjadi Rp43.657.
Di sisi bahan pangan olahan, tepung terigu curah turun Rp135 atau 1,37 persen menjadi Rp9.691 per kilogram. Tepung terigu kemasan juga turun Rp175 atau 1,34 persen ke level Rp12.874.
Harga minyak goreng masih berada dalam tren penurunan. Minyak goreng kemasan tercatat turun Rp186 atau 0,89 persen menjadi Rp20.827 per liter.
Minyak goreng curah turun Rp219 atau 1,24 persen ke posisi Rp17.484, sementara Minyakita turun Rp299 atau 1,69 persen menjadi Rp17.372.
Satu komoditas yang justru mengalami kenaikan adalah garam konsumsi. Harganya naik Rp112 atau 0,97 persen ke level Rp11.459 per kilogram.
Adapun gula konsumsi masih melemah tipis dengan penurunan Rp79 atau 0,44 persen menjadi Rp18.046.
Berita Terkait
-
Dilema Penerapan Bebas Truk ODOL, Harga Pangan Berpotensi Melonjak
-
Harga Beras Meroket, Pemerintah Mau Sebar Bansos
-
Jelang Idul Adha: Stok Pangan Aman, Harga Terkendali? Cek Fakta di Lapangan!
-
Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Kerja Sama dengan Daerah Penghasil: Jaga Harga Pangan
-
Harga Ayam, Beras, Hingga Bawang Merah Melonjak Tinggi Selama Ramadan-Lebaran
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia