Suara.com - Menjelang akhir tahun 2025, mobilitas masyarakat dan kebutuhan akan transaksi perbankan diprediksi akan meningkat signifikan.
Menanggapi hal tersebut, BRI telah menyiapkan strategi layanan operasional yang komprehensif untuk memastikan seluruh nasabah tetap mendapatkan akses keuangan yang prima selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
BRI menyadari bahwa kenyamanan nasabah adalah prioritas utama, terutama saat momen berkumpul bersama keluarga di akhir tahun.
Oleh karena itu, BRI menyiagakan ratusan unit kerja operasional di seluruh Indonesia agar aktivitas ekonomi dan kebutuhan mendesak masyarakat tetap berjalan lancar.
Distribusi Unit Kerja dan Jadwal Operasional
Selama periode libur panjang yang jatuh pada akhir pekan, yaitu Jumat, 26 Desember hingga Minggu, 28 Desember 2025, BRI akan mengoperasikan sebanyak 159 Kantor BRI di berbagai wilayah. Jumlah ini mencakup dua kategori layanan utama guna menjangkau kebutuhan yang berbeda:
- 92 Unit Kerja Operasional Layanan Nataru: Unit kerja ini akan fokus melayani kebutuhan transaksi pada Jumat & Sabtu (26 & 27 Desember) dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 15.00 waktu setempat.
- 67 Kantor Weekend Banking: Melengkapi layanan tersebut, kantor yang biasanya beroperasi di akhir pekan ini tetap buka pada hari Sabtu dan Minggu dengan jam layanan yang lebih fleksibel dan variatif, yakni mulai pukul 07.00 sampai 17.00 waktu setempat.
Jangkauan Luas di Seluruh Indonesia
Sebagai bank dengan jaringan terluas, BRI memastikan sebaran unit kerja operasional selama Nataru merata dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
Berdasarkan data sebaran wilayah, terdapat total 92 titik utama yang menjadi fokus layanan dengan tambahan unit lainnya hingga total 159. Beberapa wilayah dengan konsentrasi layanan yang tinggi meliputi:
Baca Juga: Libur Nataru Aman dan Nyaman, BRI Hadirkan Layanan 24 Jam
- Wilayah Sumatera: Meliputi Medan (5 unit), Padang (12 unit), Palembang (9 unit), dan Bandar Lampung (3 unit).
- Wilayah Jawa: Tersebar di Jakarta (7 unit), Bandung (2 unit), Semarang (3 unit), Yogyakarta (3 unit), Surabaya (5 unit), dan Malang (8 unit).
- Wilayah Kalimantan & Sulawesi: Mencakup Banjarmasin (4 unit), Makassar (12 unit), serta Manado (5 unit).
- Wilayah Bali, Nusa Tenggara & Papua: Meliputi Denpasar (8 unit) dan Jayapura (6 unit).
Cakupan Layanan Perbankan yang Tersedia
Selama masa operasional layanan Nataru ini, nasabah tetap dapat menikmati berbagai jenis layanan perbankan layaknya hari kerja biasa. Layanan tersebut meliputi transaksi finansial maupun non-finansial bagi nasabah umum, antara lain:
- Pembukaan rekening baru untuk nasabah perseorangan.
- Setoran tunai maupun penarikan tunai di teller.
- Layanan terkait kartu debit dan registrasi e-banking.
- Layanan penanganan keluhan (complaint handling) untuk solusi cepat kendala perbankan.
Selain melayani nasabah retail, BRI juga menjalankan peran strategis dalam mendukung kebutuhan institusi negara dan mitra usaha (Layanan NIK).
Hal ini mencakup penerimaan setoran dan penebusan untuk Pertamina, layanan jemput bola (pick-up service) untuk ASDP, pembukaan rekening klaim asuransi Jasa Raharja, hingga pembayaran Visa on Arrival (VoA) bagi Ditjen Imigrasi guna mendukung sektor pariwisata.
Digitalisasi dan Kemudahan Akses 24 Jam
Bagi nasabah yang lebih memilih bertransaksi dari rumah, BRI mendorong penggunaan platform digital yang tetap beroperasi penuh pada tanggal 24 Desember 2025 dan seterusnya.
Berita Terkait
-
Libur Nataru Aman dan Nyaman, BRI Hadirkan Layanan 24 Jam
-
Hadapi Libur Nataru, BRI Optimistis Hadirkan Layanan Perbankan Aman
-
Checklist Liburan Akhir Tahun Agar Perjalanan Semakin Aman dan Nyaman
-
BRI Gelar Satukan Langkah untuk Sumatra, Beri Bantuan Rp50 M untuk Percepat Pemulihan Bencana
-
Danantara dan BRI Terjun Langsung ke Lokasi Bencana Kab Aceh Tamiang Salurkan Bantuan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026