- Askrindo percepat digitalisasi dan transformasi bisnis demi solusi asuransi relevan.
- Penguatan manajemen risiko dan GCG jadi prioritas utama jaga keberlanjutan.
- Askrindo raih Best Companies Award 2026 dan Budhi Novianto raih Best CMO Awards 2026.
Suara.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menegaskan komitmennya untuk terus memacu agenda transformasi bisnis dan digital sebagai pilar utama strategi perusahaan ke depan.
Langkah ini diambil untuk memastikan perusahaan tetap adaptif dan relevan di tengah dinamika industri asuransi yang kian kompetitif serta kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menyatakan bahwa transformasi ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas portofolio dan efektivitas manajemen risiko. Dengan penguatan sistem digital, Askrindo bertujuan mengoptimalkan kualitas underwriting dan menghadirkan solusi asuransi yang lebih efisien bagi sektor produktif, khususnya UMKM.
"Pendekatan bisnis ini kami jalankan secara terukur agar mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha," ujar Budhi dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).
Selain digitalisasi, perusahaan juga memperketat implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan penguatan sistem anti-fraud. Langkah preventif ini menjadi fondasi bagi Askrindo dalam menjaga kualitas bisnis yang berkelanjutan.
Fokus pada prinsip kehati-hatian (prudence) diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan mitra strategis serta pemangku kepentingan dalam ekosistem pembiayaan nasional.
Keberhasilan strategi transformasi ini pun mendapat pengakuan luas di industri. Askrindo baru saja menyabet penghargaan The Iconomics' Best Companies Award 2026 kategori Special Insurance berkat kinerja korporasi yang konsisten dan berkelanjutan. Melengkapi pencapaian tersebut, Budhi Novianto juga dianugerahi Best CMO Awards 2026 atas kepemimpinan strategisnya dalam menyelaraskan fungsi pemasaran dengan agenda transformasi perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?