- Grab Indonesia menampilkan UMKM Coffeenatics asal Medan di World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss.
- Grab meluncurkan inisiatif Rp100 miliar untuk memberdayakan mitra melalui perlindungan dan pengembangan kapasitas GrabAcademy.
- Digitalisasi ekosistem Grab diklaim telah berhasil menciptakan sekitar 4,6 juta lapangan kerja sejak tahun 2018.
Suara.com - Di tengah deretan pemimpin dunia dan raksasa teknologi yang berkumpul di World Economic Forum (WEF) 2026, sebuah aroma khas dari tanah Sumatera mencuri perhatian.
Grab Indonesia secara resmi menghadirkan Coffeenatics, mitra UMKM asal Medan, untuk menunjukkan taji produk lokal di Paviliun Indonesia, Davos, Swiss.
Kehadiran Coffeenatics di ajang bergengsi ini bukan sekadar pameran produk, melainkan representasi nyata dari keberhasilan transformasi digital bagi pelaku usaha mikro.
Langkah ini menjadi bagian dari misi besar Grab dalam mendorong inklusi ekonomi digital yang selaras dengan visi pemerintah untuk memperkuat perlindungan sosial dan kemandirian ekonomi.
Ekosistem Digital sebagai Katalis Global
Melalui peluncuran inisiatif "Grab untuk Indonesia" senilai Rp100 miliar, perusahaan teknologi ini menegaskan komitmennya dalam memberdayakan jutaan mitra.
Program ini mencakup perlindungan iuran BPJS Ketenagakerjaan, bonus apresiasi, hingga pengembangan kapasitas melalui platform GrabAcademy.
Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, yang turut hadir sebagai pembicara dalam diskusi panel di Davos, menekankan bahwa teknologi adalah jembatan utama bagi UMKM untuk naik kelas secara berkualitas.
"Partisipasi Grab di World Economic Forum 2026 menegaskan pentingnya peran teknologi dan kemitraan dalam mendorong ekonomi digital yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resminya, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga: NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
Dia menjelaskan hal yang menjadi tantangannya adalah memastikan pertumbuhan tidak hanya bicara soal skala, tetapi juga kualitas kemitraan dan keberlanjutan penghidupan para pelaku usahanya.
"Kami ingin menunjukkan bagaimana ekonomi digital berbasis kemitraan dapat tumbuh secara inklusif," tegas Neneng.
Dari Medan Menembus Pasar Singapura
Coffeenatics sendiri merupakan bukti hidup bagaimana sentuhan teknologi dapat mengubah kedai kopi lokal menjadi entitas bisnis berskala internasional.
Sejak bergabung dengan ekosistem digital pada 2015, Coffeenatics kini telah merambah pasar Singapura dan mempekerjakan lebih dari 80 orang.
Harris Hartanto Tan, Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics, mengungkapkan bahwa dukungan platform digital telah membuka pintu yang sebelumnya tampak mustahil bagi UMKM daerah.
Berita Terkait
-
Dari Akses hingga Pendampingan, Peran PNM Dukung Ekonomi Keluarga Prasejahtera
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Menjangkau yang Tak Terjangkau: Pelayanan Sepenuh Hati PNM untuk Kelompok Subsisten
-
Debit Visa Bank Jakarta Didorong Jadi Motor Transaksi Global UMKM dan Ekonomi Kreatif di DKI
-
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Dimensity 7450 Series Debut: Dukung Kamera 200 MP, Perekaman 4K, dan Fitur Gaming
-
6 HP Kamera OIS Terbaik Harga Rp2 Jutaan 2026, Video Anti Goyang Ala Ponsel Flagship
-
Kelebihan dan Kekurangan Wireless Charger, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli
-
Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP
-
Spesifikasi Oppo Pad Mini: Pesaing iPad Mini dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan RAM 12 GB
-
39 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 April 2026, Klaim Draft Voucher hingga Pemain MLS 112-114
-
53 Kode Redeem FF Terbaru 26 April 2026, Gratis Skin Motor Gintoki dan Granat Justaway
-
5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
-
Apple Watch hingga iPhone Jadi Sorotan di Event Lari 5K dan Kelas Teknologi
-
POCO X8 Pro Series untuk MLBB Season 40, HP Gaming Anti Lag dan Auto Savage!