- Vietjet tawarkan diskon tiket Deluxe 30% untuk rute Indonesia-Vietnam selama tahun 2026.
- Promo berlaku untuk pemesanan 27-29 Januari 2026 dengan kode khusus melalui situs resmi.
- Fasilitas Deluxe mencakup bagasi 20 kg dan ubah jadwal gratis untuk kenyamanan wisatawan.
Suara.com - Persaingan industri penerbangan di Asia Tenggara semakin memanas di awal tahun 2026. Maskapai berbiaya rendah (LCC) unggulan Vietnam, Vietjet, secara resmi meluncurkan strategi agresif untuk menarik minat wisatawan Indonesia dengan menawarkan promosi tiket perjalanan yang signifikan.
Langkah ini mempertegas komitmen Vietjet dalam memperluas jangkauan pasar di Indonesia, sekaligus memposisikan Vietnam sebagai destinasi liburan utama bagi masyarakat Tanah Air. Saat ini, Vietjet telah mengoperasikan empat rute strategis yang menghubungkan Jakarta dan Bali menuju dua kota pusat ekonomi Vietnam, yaitu Hanoi dan Ho Chi Minh City.
Guna memicu lonjakan jumlah penumpang di tahun 2026, Vietjet memperkenalkan promo khusus berupa diskon 30% untuk kategori tiket Deluxe. Promo ini menjadi senjata utama maskapai untuk menggoda wisatawan yang menginginkan kenyamanan ekstra namun tetap dengan harga yang kompetitif.
Bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan penawaran ini, berikut detail teknisnya:
- Masa Pemesanan: 27 Januari hingga 29 Januari 2026.
- Kode Promo: DLXVJ (berlaku melalui situs resmi dan aplikasi).
- Periode Perjalanan: 1 Februari hingga 31 Desember 2026.
- Fasilitas Kelas Deluxe: Termasuk bagasi 20 kg, pilih kursi gratis, dan fleksibilitas ubah jadwal.
Manajemen Vietjet menargetkan momentum musim semi di Vietnam sebagai daya tarik utama. Selain cuaca yang sejuk, periode ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek yang menawarkan pengalaman budaya yang kental bagi turis mancanegara.
Tidak hanya dari sisi harga, Vietjet juga mengandalkan layanan on-board seperti hidangan panas dan program loyalitas SkyJoy untuk membangun ekosistem perjalanan yang lengkap. Dengan armada modern yang hemat bahan bakar, langkah ekspansif ini diprediksi akan mempererat konektivitas ekonomi dan pariwisata antara Indonesia dan Vietnam sepanjang tahun 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond