Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menyalurkan dukungannya untuk pemulihan pascabencana di Aceh akibat kerusakan pada sejumlah sarana dan prasarana umum, termasuk fasilitas pendidikan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, sebanyak 70 relawan BRI Peduli melaksanakan kegiatan bersih-bersih di SD Negeri Tugu Upah Aceh Tamiang di Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Kegiatan bersih-bersih dilaksanakan dengan memindahkan seluruh puing prasarana yang tidak dapat digunakan lagi ke area yang telah ditentukan agar tidak menghambat kegiatan belajar mengajar. Selain itu, para relawan juga membersihkan dan mengelola area sekolah yang masih berlumpur untuk mencegah lumpur kembali masuk ke ruang kelas saat hujan yang berpotensi menyebabkan banjir, serta menata ruang kelas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar sementara waktu.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai rasa kepedulian BRI untuk dapat membantu warga terdampak khususnya bagi para guru, siswa dan komunitas sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan di sekolah tersebut secara aman dan nyaman.
“Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bentuk solidaritas BRI bagi warga yang terdampak di Bencana di Sumatra. BRI Peduli hadir di tengah masyarakat dengan tujuan menghadirkan manfaat nyata melalui program sosial, tanggap darurat bencana, bantuan kemanusiaan dan recovery pascabencana,” ujarnya.
Dhanny pun menambahkan bahwa BRI secara bertahap juga akan terus membantu pemulihan pascabencana di wilayah terdampak. Ke depan, SD Negeri Tugu Upah Aceh Tamiang akan menjadi bagian dari program BRI Peduli “Ini Sekolahku”, sebuah inisiatif yang difokuskan untuk mendukung sekolah-sekolah di wilayah pedalaman dan perbatasan.
Melalui program tersebut, BRI membantu perbaikan sarana dan prasarana fisik sekolah secara menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh siswa dan tenaga pendidik dalam mendukung proses belajar mengajar.
“Semoga kegiatan ini bisa menjadi motivasi dan pemantik semangat bagi siswa dan siswi untuk terus belajar dengan lingkungan sekolah yang nyaman dan bangunan yang layak, sehingga pada akhirnya sekolah akan menciptakan SDM unggul bagi kemajuan bangsa," tegas Dhanny.
Sebagai bagian dari Danantara, BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra, khususnya di Aceh. Di mana, BRI hadir tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak memperoleh pendampingan serta layanan yang dibutuhkan selama masa pemulihan. Upaya tersebut dilakukan melalui pendirian Posko Bencana yang menyediakan dukungan dari berbagai aspek, mulai dari bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
Diketahui, untuk mendukung pemulihan bencana Sumatra, BRI Group telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat di berbagai wilayah Sumatera dengan dukungan 10 unit posko bencana. Bantuan yang disalurkan meliputi 6.500 paket makanan siap santap, 85.000 paket sembako, 950 paket survival kit, serta dukungan logistik hunian sementara, 10 tenda, dan 1.680 unit kasur serta selimut. Untuk mendukung aspek kesehatan dan sanitasi, BRI Group juga telah mendistribusikan 33 truk air bersih, 4.850 paket obat-obatan, dan 7.000 unit peralatan kebersihan, serta mengerahkan lima unit perahu karet guna menjangkau wilayah terdampak banjir. Secara keseluruhan, program kemanusiaan ini telah menjangkau sebanyak 100.250 jiwa penerima manfaat di berbagai wilayah terdampak bencana.***
Baca Juga: BRI Peduli Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Angka Stunting di Indonesia
Berita Terkait
-
BRI Peduli Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Angka Stunting di Indonesia
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sanitasi bagi Ratusan Keluarga di Buleleng
-
Hampir Semua Pasar di Kabupaten/Kota 3 Provinsi Terdampak Bencana Telah Operasional Melayani Pembeli
-
Ribuan Personel Bersihkan Aceh Tamiang
-
Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123