- PT Pos Indonesia bekerja sama dengan WIFI dalam distribusi program internet rakyat menggunakan infrastruktur Pos.
- Kerja sama ini bertujuan mengefisienkan operasional penyaluran internet agar tarif layanan bagi masyarakat menjadi lebih murah.
- Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Pos Indonesia memperluas ekosistem layanan dan mendukung transformasi digital nasional.
Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) ikut serta dalam distribusi program internet rakyat (IRA) dengan bekerja sama PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI).
Dalam kerja sama itu, emiten WIFI akan memanfaatkan jaringan dan infrastruktur milik Pos Indonesia, termasuk jaringan kantor cabang, lahan, bangunan, serta titik distribusi yang tersebar luas dan strategis untuk menyalurkan internet rakyat.
Komisaris Utama Pos Indonesia, Muhammad Budi Djatmiko, menyebut sebenarnya perseroan sudah berkecimpung lama di dunia penyediaan internet, di mana menjadi perusahaan pelopor yang menyalurkan internet di Indonesia lewat Wasantara Net.
"Mulai dengan kerja sama ini, kita akan bangkit kembali bersama WIFI untuk membesarkan Indonesia dengan internet murah," ucap Budi dikutip Rabu, (28/1/2026).
Budi menuturkan, penggunanan aset mlik PT Pos ini agar kegiatan operasional penyaluran internet rakyat bisa lebih efisien. Sehingga, tarif yang dibebankan ke masyarakat lebih murah.
"Kalau kita memanfaatkan tenaga, sumber daya PT Pos yang idle, kita bisa memanfaatkan lebih murah. Kita punya jaringan yang luas, kita punya tenaga-tenaga yang andal dalam pemasaran, kita bisa membantu pemasaran. Ini maju, ini kan bisnis triliunan yang sangat besar," bebernya.
Adapun, Dengan kerja sama itu, PT Pos Indonesia akan mendukung sarana operasional, titik layanan, dan penyelenggaraan layanan WIFI, seperti penempatan perangkat, instalasi sistem, serta kegiatan operasional lainnya sesuai kebutuhan WIFI dan ketentuan yang berlaku di Pos Indonesia.
Tidak hanya terbatas pada hal tersebut, bentuk-bentuk kerja sama lainnya dapat disepakati di kemudian hari secara tertulis oleh para pihak.
Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris mengatakan kerja sama itu merupakan langkah strategis dalam memperluas ekosistem layanan Pos Indonesia sekaligus mempercepat transformasi bisnis perusahaan.
Baca Juga: Proyek Internet Rakyat Besutan Emiten Milik Hashim Mulai Uji Coba
"Dengan mengombinasikan kekuatan infrastruktur dan jangkauan Pos Indonesia dengan kapabilitas teknologi mitra strategis, kami optimistis kolaborasi ini akan menghadirkan nilai tambah nyata bagi masyarakat dan mendukung agenda transformasi digital nasional," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama SURGE, Yune Marketatmo memastikan, kerja sama ini sebagai upaya perseroan untuk memberikan
mengatakan, kerja sama itu sejalan dengan strategi jangka panjang SURGE dalam memperkuat kapabilitas bisnis digital dan memperluas ekosistem untuk dapat layanan internet terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Ekosistem yang dimiliki Pos Indonesia sangat ideal untuk mendukung strategi percepatan penetrasi internet terjangkau di Indonesia, meningkatkan taraf hidup, kecerdasan dan ekonomi Masyarakat Indonesia, menghadirkan layanan internet terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?