Pada 1977, ia memberanikan diri mendirikan CV Pacific Lumber Coy yang kelak bertransformasi menjadi PT Barito Pacific Timber.
Seiring berjalannya waktu, ia melakukan diversifikasi besar-besaran, terutama melalui akuisisi Chandra Asri, yang memperkuat dominasinya di sektor non-kayu.
Sebagai pengusaha besar yang berkembang pesat sejak era Orde Baru, langkah Prajogo tidak lepas dari sorotan dan isu hukum.
Pada tahun 2001, ia sempat dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan dana reboisasi saat perusahaannya mendapatkan konsesi Hak Pengusahaan Hutan (HPH).
Kejaksaan Agung kala itu sempat menetapkannya sebagai tersangka, meski kasus tersebut akhirnya mereda.
Selain itu, kedekatannya dengan keluarga Cendana selama masa pemerintahan Presiden Soeharto seringkali dinilai memberikan keuntungan strategis dalam mendapatkan akses bisnis.
Meskipun diterpa berbagai dinamika hukum dan isu pasar, Prajogo Pangestu berhasil menunjukkan ketahanan bisnis yang luar biasa.
Kontributor : Rizqi Amalia
Baca Juga: OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Mendag Terbitkan Aturan Baru, Begini Tata Cara Ekspor Komoditas SDA Lewat PT DSI
-
PLN Defisit 20 Juta Ton Batubara, Wamen ESDM Jamin Kuota RKAB 2026 Naik
-
TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Implementasi ESG untuk Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor
-
Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Pinjol Akseleran dan Awantunai Alami Kredit Macet Tinggi, Terancam Bangkrut!
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.784 Triliun Perlu Diwaspadai, Apa Faktornya?
-
Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg