- IHSG berhasil menguat 0,98 persen ke level 8.012,82 pada sesi pertama awal pekan ini didukung perbaikan teknikal.
- Phintraco Sekuritas melihat perbaikan teknikal karena histogram negatif MACD mengecil, mengindikasikan penguatan jangka pendek.
- Perdagangan hari itu mencatat nilai transaksi Rp 9,56 triliun dengan mayoritas saham (440) mengalami kenaikan harga.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus rebound hingga ke level 8.000 pada perdagangan sesi pertama awal pekan ini IHSG naik 0,98 persen ke level 8.012,82
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, penguatan tersebut membawa IHSG kembali berada di atas level psikologis 8.000, setelah pada perdagangan sebelumnya sempat bergerak di bawah area tersebut. Secara harian, IHSG tercatat menguat 77,56 poin.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG mulai menunjukkan sinyal perbaikan. Hal ini tercermin dari pembentukan histogram negatif pada indikator MACD yang cenderung mengecil, yang mengindikasikan potensi berlanjutnya penguatan dalam jangka pendek.
"Secara teknikal, IHSG kembali berada di atas level psikologis 8.000 didiringi dengan pembentukan histogram negatif pada MACD yang cenderung mengecil," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Dengan kondisi tersebut, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Sesi II Senin (9/2), dengan target pergerakan di kisaran 8.025 hingga 8.050.
Pelaku pasar diharapkan tetap mencermati dinamika pergerakan saham unggulan serta sentimen eksternal yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan IHSG pada sesi perdagangan selanjutnya.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 21,86 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,56 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,38 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 440 saham bergerak naik, sedangkan 265 saham mengalami penurunan, dan 253 saham tidak mengalami pergerakan.
Baca Juga: OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, PURI, IFSH, ALKA, YELO, PGUN, LION, BUVA, CBRE, SOTS, PUPA, JATI.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, REAL, FITT, SONA, PACK, KJEN, SSTM, NANO, RISE, MLPT, APII, TFAS.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok