- Harga jual perak murni produksi Antam mengalami penurunan Rp600 pada Rabu (11/2/2026) menjadi Rp50.850 per gram.
- Penurunan ini mengakhiri tren kenaikan harga domestik yang terjadi pada hari Senin dan Selasa pekan yang sama.
- Data global menunjukkan anomali, di mana harga perak dunia tercatat naik tipis menjadi US$ 81,44 per troy ons.
Suara.com - Nilai jual perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menunjukkan tren penurunan pada perdagangan Rabu (11/2/2026).
Setelah sempat menikmati reli kenaikan dalam dua hari terakhir, harga perak domestik hari ini terpantau merosot cukup signifikan.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp600, sehingga kini bertengger di level Rp50.850 per gram.
Kilas Balik Pergerakan Harga Pekan Ini
Koreksi harga pada Rabu ini mengakhiri tren positif yang terjadi sejak awal pekan:
Selasa (10/2/2026): Harga perak sempat terbang tinggi dengan kenaikan Rp1.500, mencapai posisi Rp51.450 per gram.
Senin (9/2/2026): Harga dibuka menguat Rp750 ke level Rp50.250 per gram.
Meskipun harga domestik melandai, pasar global justru menunjukkan anomali. Data dari Kitco pada Selasa malam (10/2) waktu Amerika Serikat mencatat harga perak dunia sebenarnya naik tipis 0,92% ke level US$ 81,44 per troy ons.
Harga Perak Antam Hari Ini
Baca Juga: ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional
Bagi para kolektor dan investor di kota-kota besar Indonesia yang ingin melakukan akumulasi, berikut adalah rincian harga perak Antam berdasarkan berat dan jenis produk per Rabu, 11 Februari 2026:
1. Perak Batangan Murni
Berat 250 Gram:
Harga Dasar: Rp13.112.500
Harga (Inc. PPN 11%): Rp14.554.875
Berat 500 Gram:
Harga Dasar: Rp25.425.000
Harga (Inc. PPN 11%): Rp28.221.750
2. Perak Edisi Heritage
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis, Akumulasi Penguatan Tetap Tinggi
-
Harga Emas Antam Nyaris Rp 3 Juta/Gram Hari Ini
-
Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat
-
Harga Emas Antam Melambung Tinggi, Hari Dibanderol Rp 2.964.000/Gram
-
Siapa Daud Tony? Viral Ramal Kejatuhan Saham dan Kripto, Harga Perak Meroket
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026
-
Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
-
Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan
-
Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?
-
BI Prediksi Kinerja Penjualan Eceran April 2026 Tetap Kuat, Kelompok Suku Cadang Jadi Penopang
-
BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel
-
Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara