- Transaksi e-commerce Ramadan melonjak 76%; momen sahur naik 10 kali lipat.
- Optimalkan stok, visual produk, live streaming, dan layanan pelanggan prima.
- Kampanye Ramadan Ekstra Seru 2026 tawarkan hadiah mobil hingga emas 100 gram.
Suara.com - Memasuki momentum Ramadan 2026, geliat belanja online di Indonesia diprediksi bakal meledak. Data industri menunjukkan jumlah transaksi e-commerce melonjak lebih dari 76% dibandingkan bulan biasa.
Peluang emas ini menjadi panggung utama bagi pelaku UMKM di platform seperti Tokopedia dan TikTok Shop untuk memacu omzet.
Executive Director Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia, Stephanie Susilo mengungkapkan bahwa kekuatan konten autentik dan rekomendasi yang terpersonalisasi menjadi kunci pertumbuhan penjual.
"Kami menghadirkan berbagai dukungan mulai dari peningkatan visibilitas hingga solusi berbasis ekosistem agar penjual, khususnya UMKM, dapat berjualan dengan lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan melalui semangat #JualanNyaman," ujar Stephanie dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
Berdasarkan data tahun lalu, nilai transaksi saat momen sahur bahkan melonjak lebih dari 10 kali lipat. Lantas, bagaimana strategi agar UMKM bisa 'panen' cuan di Ramadan tahun ini? Berikut adalah 5 tips jitu yang bisa diterapkan:
1. Perencanaan Stok yang Strategis
Lonjakan permintaan biasanya terjadi sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran. UMKM disarankan memprioritaskan stok pada kategori terlaris. Penggunaan fitur seperti program 'SiapStok' dapat membantu meminimalisir risiko kehabisan barang. Strategi bundling produk atau paket hampers juga terbukti efektif meningkatkan nilai transaksi.
2. Poles Visual dan Detail Produk
Di tengah persaingan ketat, visual yang apik dan deskripsi yang jujur adalah penentu. Gunakan official seller toolkit untuk mempercantik katalog dengan tema Ramadan. Kelengkapan informasi produk tidak hanya menarik minat, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen di tengah arus transaksi yang tinggi.
Baca Juga: Salat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Detail Menurut Berbagai Mazhab
3. Maksimalkan Promo dan Live Streaming
Manfaatkan promo terbatas seperti diskon, voucher, dan gratis ongkir untuk menciptakan urgensi pembelian. Selain itu, optimalkan fitur LIVE streaming di TikTok yang terintegrasi dengan TikTok Shop. Interaksi real-time memungkinkan penjual menjelaskan produk lebih detail dan mendorong keputusan beli seketika.
4. Jaga Kualitas Layanan Pelanggan
Kecepatan respons menjadi kunci utama saat terjadi lonjakan pesanan. Layanan yang konsisten, ramah, hingga pemberian apresiasi kecil seperti hadiah tambahan (freebies) di dalam paket, dapat meningkatkan rating toko dan mendorong pembelian berulang (repeat order).
5. Ikut Serta dalam Kampanye Besar
Jangan lewatkan kampanye 'Ramadan Ekstra Seru 2026' yang dimulai 9 Februari di TikTok Shop dan 18 Februari di Tokopedia. Manfaatkan fitur iklan otomatis seperti GMV Max untuk meningkatkan visibilitas produk secara lebih komprehensif.
Sebagai informasi, sepanjang periode Ramadan Ekstra Seru 2026, Tokopedia menawarkan promo 'Kejar Ketupat' dengan hadiah total hingga Rp4 miliar. Sementara di TikTok Shop, konsumen bisa mengikuti permainan 'Pecahkan Telur' untuk memenangkan mobil hingga iPhone 17.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi
-
Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini
-
Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?