- IHSG ditutup melemah 0,64 persen ke level 8.212 pada perdagangan Jumat, 13 Februari 2026.
- Sektor infrastruktur melemah terdalam, sementara transportasi menguat karena insentif galangan kapal pemerintah.
- Nilai tukar rupiah juga tertekan, ditutup melemah di Rp16.825 per dolar Amerika Serikat.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memerah hingga akhir perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. IHSG terkoreksi 0,64 persen ke level 8.212
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, tekanan jual terjadi di sejumlah sektor, terutama infrastruktur yang mencatatkan pelemahan terdalam pada perdagangan kali ini.
Investor cenderung mengambil posisi aman (wait and see) menjelang long weekend, di tengah minimnya sentimen positif dari eksternal.
Kondisi tersebut membuat pergerakan indeks cenderung terbatas dan lebih banyak berada di zona merah sepanjang sesi perdagangan.
Di sisi lain, sektor transportasi justru membukukan penguatan terbesar. Katalis positif datang dari insentif pemerintah untuk industri galangan kapal, yang memicu minat beli pada saham-saham terkait sektor tersebut.
Tak hanya IHSG, nilai tukar rupiah juga ikut tertekan. Rupiah ditutup melemah di level Rp16.825 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (13/2). Pelemahan ini terjadi seiring sentimen global yang kurang kondusif.
Mayoritas indeks di bursa Asia turut ditutup di zona merah, terpengaruh sentimen negatif dari Wall Street. Tekanan dari pasar global membuat investor di kawasan cenderung mengurangi eksposur risiko.
Memasuki pekan depan, perhatian pasar akan tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari 2026. Pasar memperkirakan suku bunga acuan BI Rate masih akan dipertahankan di level 4,75 persen.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: Luhut Pede Makin Banyak Dana Asing Masuk IHSG Usai Reformasi Pasca 'Geger MSCI'
Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 46,07 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 24,33 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,78 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 282 saham bergerak naik, sedangkan 429 saham mengalami penurunan, dan 247 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, BELL, ROCK, TRUK, INDS, BAIK, DAAZ, PSKT, XPSG, ARCO, MGLV, OMRE, BSWD.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SOTS, HILL, XDIF, XCIS, LAPD, INTA, YPAS, IFSH, LION, GRPM, BBSS, SDMU.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina