News / Nasional
Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:23 WIB
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Dhani. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Ahmad Dhani menghadiri Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Kompleks Parlemen Jakarta pada Jumat.
  • Ia berharap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dapat menginspirasi dan menegakkan kedaulatan ekonomi bangsa.
  • Politisi Gerindra tersebut menekankan pentingnya menjadikan penegakan Pasal 33 UUD 1945 sebagai prioritas utama.

Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Dhani, menghadiri Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026). 

Dhani menyampaikan, harapannya agar pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto tahun ini tetap membawa semangat yang kuat dan inspiratif bagi seluruh rakyat Indonesia. 

"Ya, mudah-mudahan pidatonya menggelegar seperti tahun lalu ya. Mudah-mudahan pidatonya menginspirasi dan menggugah seperti setahun yang lalu. Tetap fokus," ujar Dhani di sela-sela kehadirannya di Komplek Parlemen. 

Saat ditanya mengenai substansi atau ekspektasi isi pidato yang paling dinantikannya, musisi sekaligus politisi Gerindra ini menekankan pentingnya komitmen pemerintah terhadap kedaulatan ekonomi bangsa. 

Dhani menegaskan bahwa penegakan Pasal 33 UUD 1945 harus menjadi prioritas utama. 

"Ya tetap fokus pada Pasal 33 yang harus kita tegakkan terus," tegasnya singkat. 

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Dhani tampak hadir tanpa didampingi istrinya, Mulan Jameela, yang juga merupakan anggota DPR RI. 

Dhani menyebut bahwa istrinya sudah lebih dulu atau berada dalam rombongan berbeda karena situasi di perjalanan. 

"Di jalan ini tadi dipanggil," ucap Dhani menjelaskan mengapa ia tidak masuk secara bersamaan dengan istrinya. 

Baca Juga: Pesona Puan Maharani dengan Kebaya Hijau Olive di Sidang Tahunan MPR 2026

Sidang Tahunan MPR RI 2026 ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, di mana Presiden menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan mengenai penyampaian nota keuangan RAPBN tahun anggaran berikutnya.

Load More