- Pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan untuk 33 juta masyarakat berpenghasilan rendah pada Rabu, 4 Maret 2026.
- Setiap keluarga penerima mendapatkan 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng untuk kebutuhan dua bulan.
- Program senilai Rp14,09 triliun ini bertujuan meringankan beban masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan.
Suara.com - Pemerintah segera menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan juta masyarakat. Program ini ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah dinamika ekonomi.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bantuan pangan tersebut telah disetujui dan siap disalurkan kepada masyarakat.
"Sudah sekarang. Sudah saya tanda tangan. Untuk 33 juta orang. Itu perintah Bapak Presiden. Untuk meringankan beban saudara-saudara kita di bulan suci Ramadan," kata Amran di Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Program bantuan pangan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi pemerintah yang menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Sasaran utama program ini adalah rumah tangga dalam kelompok desil 1 hingga 4 atau sekitar 40 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Dalam skema bantuan tersebut, setiap keluarga penerima akan memperoleh 10 kilogram beras serta 2 liter minyak goreng. Bantuan diberikan sekaligus untuk kebutuhan dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.
Pendanaan program ini disiapkan pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp14,09 triliun untuk mendukung pelaksanaan bantuan pangan tersebut.
Program bantuan pangan juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan harga komoditas pangan pokok di pasar.
Data penerima bantuan merujuk pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk kelompok desil 1 hingga 4 yang dikelola Kementerian Sosial. Data tersebut telah melalui proses validasi dan verifikasi sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) kemudian menugaskan Perum Bulog untuk menyalurkan bantuan beras dan minyak goreng kepada sekitar 35,04 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium
Selain menyalurkan bantuan pangan, Amran mengaku juga terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas strategis di pasar. Amran menyebut saat ini beras tidak lagi menjadi penyumbang utama inflasi seperti pada periode sebelumnya.
"Alhamdulillah, ini, ingat, beras dulu penyumbang nomor satu untuk inflasi. Sekarang, tidak. Enggak ada lagi. Dia tidak masuk dalam yang menyumbang," pungkas Amran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda