- Kemenhub membuka pendaftaran program Motis Lebaran hingga 29 Maret 2026 meskipun kuota telah terlampaui.
- Pendaftaran masih dibuka karena adanya proses verifikasi dan kemungkinan pembatalan dari pendaftar awal.
- Program Motis memfasilitasi 11.900 unit motor gratis menggunakan kereta api demi keselamatan pemudik Lebaran.
Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan pendaftaran program Motor Gratis (Motis) untuk mudik Lebaran masih dibuka hingga 29 Maret 2026.
Program ini tetap berjalan meski jumlah pendaftar saat ini telah melampaui kuota sepeda motor yang disediakan pemerintah.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan Arif Anwar mengatakan masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendaftar karena proses verifikasi peserta masih terus berlangsung hingga menjelang keberangkatan.
"Pendaftaran sampai dengan tanggal 29 ya, karena pemberangkatan Motis terakhir nanti arus baliknya itu tanggal 30. Jadi masyarakat masih bisa mendaftar hingga tanggal 29 Maret ini," kata Arif kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan meskipun jumlah pendaftar sudah melebihi kuota, peluang untuk mengikuti program tersebut tetap terbuka. Hal itu karena adanya kemungkinan pembatalan atau perubahan data dari peserta yang telah mendaftar sebelumnya.
"Walaupun melebihi kuota karena kan kita nanti kan ada verifikasi juga. Jadi siapa tahu nanti ada yang pembatalan tiket dan sebagainya, bisa langsung mendaftar lagi," jelasnya.
Arif juga mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut untuk terus memantau ketersediaan slot melalui situs resmi Motis yang disediakan pemerintah.
"Kalau mau masih ada yang mau mendaftar, standby terus di website kita ya di nusantara.kemenhub.go.id," tuturnya.
Program Motis sendiri merupakan layanan mudik gratis yang memungkinkan pemudik membawa sepeda motor menggunakan kereta api menuju sejumlah kota tujuan.
Baca Juga: Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis
Program ini bertujuan mengurangi penggunaan sepeda motor di jalur mudik sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan.
Untuk tahun ini, pemerintah menyediakan kuota pengangkutan sebanyak 11.900 unit sepeda motor. Namun hingga saat ini jumlah pendaftar telah mencapai lebih dari 12 ribu motor.
"Saat ini yang sudah mendaftar sebanyak 12.900-an, 12.941 motor yang sudah mendaftar. Jadi kalau kita persentasekan sudah 108,75 persen motor yang sudah mendaftar," Arif.
Dalam pelaksanaannya, program Motis melayani tiga lintas perjalanan yakni Motis Utara, Motis Tengah, dan Motis Selatan. Setiap hari terdapat empat kereta yang diberangkatkan dengan kapasitas pengangkutan sekitar 850 sepeda motor per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim