- PT Elnusa Petrofin mengamankan distribusi BBM periode Satgas 9 Maret–1 April 2026 menggunakan 1.885 mobil tangki.
- Perusahaan menyiagakan 7.567 Awak Mobil Tangki dan menambah 225 armada cadangan untuk distribusi lancar.
- EPN menerapkan kontrol keselamatan melalui RTC, rest area, dan aturan istirahat ketat bagi pengemudi.
Suara.com - PT Elnusa Petrofin (EPN) memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap aman di tengah lonjakan konsumsi energi saat arus mudik Lebaran. Perusahaan mengoptimalkan berbagai aspek operasional, mulai dari penguatan armada hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dalam periode Satgas yang berlangsung sejak 9 Maret hingga 1 April 2026, perusahaan mengoperasikan 1.885 unit mobil tangki (MT) dengan total kapasitas angkut mencapai 31.576 kiloliter (KL). Armada ini juga diperkuat dengan tambahan 114 unit baru guna meningkatkan keandalan distribusi.
Di sisi lain, sebanyak 7.567 Awak Mobil Tangki (AMT) disiagakan di seluruh wilayah operasional. Perusahaan juga meningkatkan kompetensi 1.083 AMT yang naik level dari AMT 2 menjadi AMT 1 untuk menjaga kualitas layanan dan keselamatan distribusi.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan kebutuhan, Elnusa Petrofin turut menyiapkan 225 unit armada tambahan melalui skema spot charter. Armada ini difungsikan sebagai cadangan untuk menjaga kelancaran distribusi, terutama di wilayah dengan konsumsi tinggi dan akses terbatas.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menegaskan kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional selama periode penting ini.
"Satgas Ramadan–Idulfitri merupakan misi strategis pelayanan nasional yang menuntut kesiapan operasional secara menyeluruh. Elnusa Petrofin memastikan seluruh aspek, mulai dari SDM, armada, hingga sistem pengendalian distribusi, berada dalam kondisi optimal," ujarnya seperti dikutip, Rabu (18/3/2026).
Dari sisi keselamatan, perusahaan mengoperasikan Road Traffic Control (RTC) untuk memantau pergerakan armada, serta menyiapkan 124 titik rest area dan check point guna memastikan kondisi fisik para pengemudi tetap prima selama bertugas.
Selain itu, terdapat aturan istirahat maksimal empat jam berkendara sebagai bagian dari penerapan manajemen kelelahan berbasis standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
Untuk mendukung kelancaran distribusi di titik rawan kemacetan, Elnusa Petrofin juga menyiapkan 25 titik SPBU kantong berkapasitas 16 KL. Fasilitas ini diharapkan mampu menjaga kontinuitas pasokan BBM selama arus mudik dan arus balik.
Baca Juga: BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026
"Kami berkomitmen untuk menjaga agar energi tetap tersedia secara aman, tepat waktu, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang," ujar Doni.
Tak hanya itu, Elnusa Petrofin juga memastikan distribusi BBM ke sektor strategis tetap berjalan, termasuk ke 520 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Polisi (SPBP) serta 638 Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) yang tersebar hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026