- Mendagri Tito Karnavian mendukung program perumahan nasional dan menilai peran pemerintah daerah sangat krusial.
- Diusulkan penyusunan indeks khusus untuk mengukur kinerja daerah dalam mempermudah perizinan perumahan nasional.
- Pemerintah pusat akan memberikan Dana Insentif Daerah sebagai penghargaan bagi daerah berkinerja terbaik.
Suara.com - Pemerintah pusat mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam mendukung program perumahan nasional. Salah satu langkah yang diusulkan adalah penyusunan indeks khusus untuk mengukur kinerja daerah dalam sektor perumahan.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan dukungannya terhadap program perumahan yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Ia menilai, peran pemerintah daerah menjadi kunci percepatan realisasi program tersebut.
“Iya, saya hanya mau menambahkan bahwa saya mendukung program dari Pak Menteri PKP, Pak Ara. Termasuk juga rencana keputusan menteri, dengan beberapa masukan,” kata Tito di Kantor BP Tapera, dikutip Rabu (18/3/2026).
Menurut dia, diperlukan suatu indikator yang dapat mengukur sejauh mana pemerintah daerah berkontribusi dalam mendukung program perumahan, termasuk dalam hal kemudahan perizinan dan regulasi.
Tito mengusulkan pembentukan indeks daerah yang berfokus pada dukungan terhadap program perumahan. Indeks tersebut nantinya akan menjadi alat evaluasi sekaligus pendorong kompetisi antardaerah.
“Nanti kita membuat semacam indeks. Ini dalam rangka reward and punishment. Karena di program-program perumahan ini sangat-sangat memerlukan dukungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, indeks tersebut dapat mencakup berbagai variabel, seperti jumlah Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang diterbitkan, hingga kebijakan daerah dalam mempermudah perizinan.
Selain itu, indikator lain yang dapat dimasukkan adalah keberadaan mal pelayanan publik, penyediaan layanan khusus perizinan perumahan, serta regulasi daerah yang mendukung sektor hunian.
“Kriterianya nanti mungkin dari Ibu BPS, Ibu Wini, dengan dari Kemen-PKP tentukan kriterianya,” ucap Tito.
Lebih lanjut, ia menyebut hasil dari indeks tersebut dapat menjadi dasar pemberian insentif kepada daerah dengan kinerja terbaik.
Baca Juga: Rp2,3 Triliun Disalurkan dalam 2 Bulan, BRI Pacu Ekonomi Lokal Lewat Kredit Perumahan
Pemerintah pusat, kata Tito, siap memberikan penghargaan dalam bentuk Dana Insentif Daerah (DID) kepada sejumlah pemerintah daerah yang dinilai paling progresif dalam mendukung program perumahan.
“Nah kami siap untuk memberikan juga reward dalam bentuk Dana Insentif Daerah kepada daerah, 10 daerah yang dianggap terbaik, 2 provinsi, 3 kota, 5 kabupaten,” tuturnya.
Ia berharap, dengan adanya indeks dan skema insentif tersebut, akan tercipta iklim kompetitif antardaerah dalam mempercepat pembangunan perumahan.
Berita Terkait
-
Pemerintah Bidik Lahan Sitaan KPK hingga Kejaksaan untuk Perumahan Rakyat
-
Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional
-
Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga yang Akan Tempati Huntap
-
Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting
-
Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman
-
BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat
-
Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses
-
Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026
-
OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver
-
BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026
-
Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga
-
Proyeksi Pemudik EV Melonjak, Dirut PLN Cek Kesiapan Layanan SPKLU Trans Jawa
-
Jelang Puncak Mudik, Kendaraan Keluar Jabodetabek Naik 14 Persen
-
Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja