- PT KAI mencatat 253.232 kursi kereta api masih tersedia untuk arus balik Lebaran 2026 hingga awal April.
- Total kapasitas kursi jarak jauh yang disediakan selama Lebaran (11 Maret–1 April) adalah 1.083.674 kursi.
- Tingkat penjualan tiket tertinggi terjadi pada periode mudik, yaitu mulai tanggal 11 hingga 20 Maret 2026.
Suara.com - Ketersediaan tiket kereta api untuk periode arus balik Lebaran 2026 masih tercatat cukup longgar. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat, masih ada ratusan ribu kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan hingga awal April mendatang.
Data per 24 Maret 2026 menunjukkan, distribusi penumpang pada masa arus balik cenderung lebih merata dibandingkan periode mudik, sehingga ketersediaan tempat duduk masih relatif terjaga.
“Sisa tempat duduk keseluruhan periode 24 Maret hingga 1 April 2026: 253.232 seat," ujar Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).
Secara keseluruhan, KAI menyediakan kapasitas tempat duduk kereta api jarak jauh sebanyak 1.083.674 kursi selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.
Dari jumlah tersebut, penjualan tiket tercatat mencapai 822.237 tiket dengan tingkat keterisian atau okupansi sebesar 76 persen.
“Kumulatif penumpang yang sudah membeli dan memesan tiket periode tanggal 11 Maret -1 April 2026 : 822.237 tiket,” ungkap Franoto.
KAI juga mencatat bahwa periode dengan tingkat penjualan tertinggi terjadi pada masa mudik atau pra Lebaran, yakni pada 11 hingga 20 Maret 2026.
“Periode penjualan tertinggi KA Jarak Jauh terjadi pada periode 11–20 Maret (Mudik/ Pra Lebaran),” kata Franoto.
Sementara itu, untuk periode arus balik mulai 24 Maret hingga 1 April 2026, ketersediaan kursi masih dapat memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat.
Baca Juga: Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan
Jika dirinci berdasarkan kelas, sisa kursi untuk layanan kereta api jarak jauh terdiri dari 159.033 kursi kelas eksekutif, 78.922 kursi kelas ekonomi komersial, serta 15.277 kursi kelas ekonomi PSO.
Selain itu, KAI juga mengoperasikan sejumlah perjalanan tambahan guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran.
Pada 24 Maret 2026, tercatat terdapat 68 perjalanan kereta api reguler jarak jauh, ditambah 13 perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 perjalanan tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan KA motor gratis.
Berita Terkait
-
Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen