Bisnis / Makro
Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB
Ilustrasi penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Arus balik Lebaran 2026 melalui kereta api menunjukkan lonjakan kedatangan penumpang di Daop 1 Jakarta per 24 Maret.
  • Data KAI per 25 Maret 2026 mengonfirmasi kedatangan melebihi keberangkatan, menandakan puncak arus balik sedang terjadi.
  • Mayoritas penumpang tiba di Jakarta berasal dari kota-kota besar di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Suara.com - Arus balik Lebaran 2026 melalui moda transportasi kereta api mulai menunjukkan peningkatan signifikan.

Volume penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta kini tercatat lebih tinggi dibandingkan jumlah keberangkatan, menandakan gelombang kepulangan pemudik mulai terjadi.

Data terbaru KAI per 24 Maret 2026 pukul 09.00 WIB menunjukkan lonjakan kedatangan penumpang ke Jakarta terus terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini sekaligus menjadi sinyal awal puncak arus balik yang diprediksi berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

"Volume keberangkatan Daop 1 41.755 Volume kedatangan/tiba Daop 1 52.926," ujar Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo, Selasa (25/3/2026).

Pada 24 Maret 2026, jumlah penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta tercatat mencapai 52.926 orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan jumlah keberangkatan yang berada di angka 41.755 penumpang.

Para pemudik di Stasiun Senen, Jakarta Pusat. [Antara]

Sehari sebelumnya, pada 23 Maret 2026, tren serupa juga terjadi. Volume kedatangan tercatat sebanyak 51.532 penumpang, lebih besar dibandingkan keberangkatan yang mencapai 45.920 penumpang.

"Volume keberangkatan Daop 1 : 45.920 Volume kedatangan/tiba Daop 1 : 51.532,” ungkapnya.

Kondisi ini menunjukkan arus balik mulai mendominasi pergerakan penumpang kereta api, terutama menuju wilayah Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan.

Baca Juga: Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Tren peningkatan kedatangan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pada 25 Maret 2026, jumlah penumpang tiba diproyeksikan mencapai 50.962 orang, sementara keberangkatan hanya sekitar 32.417 penumpang.

Kemudian pada 26 Maret 2026, kedatangan diprediksi mencapai 49.288 penumpang, jauh di atas keberangkatan yang hanya 27.479 penumpang. Selanjutnya pada 27 Maret 2026, jumlah kedatangan juga masih tinggi di angka 48.365 penumpang.

KAI mencatat mayoritas penumpang yang tiba di Jakarta pada periode arus balik ini berasal dari sejumlah kota di Pulau Jawa, terutama Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.

Sejumlah kota asal penumpang antara lain Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Purwokerto, Bandung, Malang, Solo, Tegal, Madiun hingga Kutoarjo.

Sementara itu, secara keseluruhan selama masa Angkutan Lebaran 2026 periode 11 Maret hingga 1 April, KAI menyediakan kapasitas sebanyak 1.083.674 tempat duduk untuk kereta api jarak jauh.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 822.237 tiket telah terjual dengan tingkat okupansi mencapai 76 persen. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama periode Lebaran.

Load More