Bisnis / Properti
Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Majalengka, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). [ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/wsj]
Baca 10 detik
  • Kemenhub mengimbau pemudik memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk menghindari kepadatan parah arus balik Lebaran 2026.
  • Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, dengan Jasa Marga memproyeksikan 285 ribu kendaraan kembali ke Jabodetabek.
  • WFA saat ini berlaku bagi pegawai pemerintah dan BUMN, namun Kemenhub mendorong perusahaan swasta turut memberikan kelonggaran serupa.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna menghindari kepadatan parah saat arus balik Lebaran 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menyebut puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, dengan lonjakan kendaraan yang signifikan menuju Jabodetabek.

"Jasa Marga memprediksi pada tanggal 24 Maret 2025 sekitar 285 ribu kendaraan pemudik akan kembali ke Jabodetabek melalui jalur tol. Kami imbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan waktu WFA yang diberikan agar bisa kembali pada tanggal 25,26 atau 27 Maret," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan WFA saat ini berlaku bagi pegawai pemerintah dan BUMN. Namun, pihaknya juga mendorong perusahaan swasta untuk memberikan fleksibilitas serupa kepada karyawan.

Foto udara sejumlah kendaraan melintas di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Majalengka, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026). [ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro/wsj]

Ia menambahkan, kebijakan WFA berlaku bagi masyarakat yang bekerja di sektor pemerintahan dan BUMN serta dihimbau dapat diterapkan juga di sektor swasta, harapan kami pengusaha swasta memberi kelonggaran kepada para pegawainya untuk memanfaatkan WFA dalam mengatur waktu kepulangan," katanya.

Menurut Aan, langkah ini penting untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang berpotensi terjadi akibat tingginya mobilitas masyarakat pasca Lebaran.

Berdasarkan data Jasa Marga, hingga 22 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, sebanyak 39,9 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta dari total proyeksi 3,4 juta kendaraan.

"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan rest area sebaik-baiknya. Maksimalkan waktu 30 menit supaya bisa bergantian dengan yang lainnya atau maksimalkan tempat istirahat yang juga berada di luar jalur tol," ungkap Dirjen Aan.

Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk tidak beristirahat di bahu jalan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Baca Juga: Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Ia menekankan juga pemudik untuk tidak beristirahat di bahu jalan karena akan sangat berbahaya, berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta menambah kemacetan.

Kemenhub berharap seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat dapat bekerja sama agar arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Load More