- PT Jasa Marga mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas di Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo saat Idulfitri 1447H/2026.
- Total 403.685 kendaraan melintas di ruas Kartasura–Prambanan, naik 101,65 persen dari volume normal periode tersebut.
- Volume kendaraan menuju Yogyakarta via GT Prambanan meningkat 101,91 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal sebelumnya.
Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas di ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo segmen Kartasura–Prambanan selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447H/2026.
Berdasarkan data Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, total kendaraan yang melintas di ruas tersebut mencapai 403.685 kendaraan pada periode H-10 hingga H+4 Lebaran.
Angka ini meningkat 101,65 persen dibandingkan volume lalu lintas normal sebesar 200.195 kendaraan.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, mengungkapkan lonjakan tersebut menjadi yang paling tinggi di antara ruas tol Regional Nusantara selama periode Lebaran.
"Ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan: tercatat total volume lalin sebesar 403.685 kendaraan atau meningkat 101,65 persen dari total volume lalin normal yakni 200.195 kendaraan," ujarnya seperti dikutip, Kamis (26/3/2026).
Lonjakan juga terlihat pada kendaraan yang menuju Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan.
"Tercatat sebanyak 206.034 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 101,91% dibanding total volume lalin normal yaitu 102.040 kendaraan," ucapnya.
Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Yogyakarta melalui gerbang tol yang sama juga mengalami peningkatan.
"Sementara itu, sebanyak 104.718 kendaraan tercatat meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 1,93 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 102.731 kendaraan," pungkasnya
Baca Juga: Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
-
Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
-
Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa