- Pemerintah menawarkan diskon tarif tol 30 persen efektif mulai Kamis (26/3/2026) untuk mencegah kemacetan puncak arus balik.
- Diskon tarif tol Jasa Marga berlaku pada sembilan ruas jalan tol tertentu sebagai upaya distribusi arus kendaraan.
- Puncak arus balik kedua diperkirakan terjadi pada 28 dan 29 Maret, menyusul lonjakan signifikan 24 Maret.
Suara.com - Pemerintah mengajak para pemudik yang sedang kembali dari kampung halaman untuk memanfaatkan diskon tarif jalan tol sebesar 30 persen yang mulai berlaku hari ini, Kamis (26/3/2026).
Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), dalam siaran persnya di Jakarta mengatakan diskon tarif tol itu bisa dimanfaatkan untuk mencegah kemacetan pada puncak arus balik yang diperkirakan jatuh pad a 28 dan 29 Maret akhir pekan nanti.
Adapun diskon tarif tol diberikan Jasa Marga di 9 ruas tol, yakni:
- Tol Jakarta–Cikampek
- Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ)
- Tol Palimanan–Kanci
- Tol Batang–Semarang
- Tol Semarang Seksi ABC
- Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera)
- Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi
- Tol Cipularang
- Tol Padaleunyi
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa lonjakan arus balik pertama terlihat jelas pada puncak arus balik 24 Maret 2026. Pada hari tersebut, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek mencapai 256.338 kendaraan, meningkat 99 persen dibandingkan kondisi normal yang hanya 128.802 kendaraan.
Ia mewanti-wanti para pemudik untuk menghindari puncak arus balik kedua yang diperkirakan jatuh akhir pekan nanti.
“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik berikutnya pada tanggal 28, dan 29 Maret 2026," kata Rivan.
Masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu juga disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026.
Langkah ini tidak hanya memberikan kenyamanan perjalanan, tetapi juga membantu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata, sehingga potensi kemacetan dapat ditekan.
Sebelumnya diwartakan arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat, hingga puncak arus balik pada 24 Maret 2026, sebanyak 1.958.838 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek.
Baca Juga: Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, Kalihurip Utama dari arah Bandung, Cikupa dari arah Merak, serta Ciawi dari arah Puncak.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mencatat, secara keseluruhan, volume tersebut telah mencapai 57,7 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan kembali ke Jabotabek hingga akhir periode arus balik pada 31 Maret 2026.
Berdasarkan distribusinya, arus kendaraan masih didominasi dari arah timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung, dengan jumlah 850.180 kendaraan atau 43,4 persen.
Sementara itu, dari arah barat atau Merak tercatat 617.826 kendaraan (31,5 persen), dan dari arah selatan atau Puncak sebanyak 490.832 kendaraan (25,1 persen).
Berita Terkait
-
Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri