- Harga minyak dunia tembus US$ 115/barel, picu sinyal kenaikan harga BBM non-subsidi.
- Menteri ESDM pastikan BBM RON 95 & 98 ikut harga pasar karena digunakan warga mampu.
- Presiden Prabowo masih tahan harga BBM subsidi demi menjaga beban ekonomi rakyat kecil.
Suara.com - Sinyal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai menguat seiring melonjaknya harga minyak dunia yang kini menembus angka US$ 115 per barel. Meski tekanan pasar global kian nyata, pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap melindungi daya beli masyarakat lapisan bawah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa penyesuaian harga kemungkinan besar hanya akan menyasar jenis BBM non-subsidi yang dikonsumsi oleh kalangan mapan. Hal ini disampaikan Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja di Jepang, Senin kemarin.
"Di Peraturan Menteri ESDM tahun 2022 itu telah mengatur dua formulasi tentang harga BBM. Satu harga BBM industri dan satu non-industri. Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar," ujar Bahlil, Selasa (31/3/2026).
Bahlil menjelaskan, kategori BBM industri atau non-subsidi seperti bensin dengan angka oktan tinggi (RON 95 dan RON 98) secara otomatis akan mengikuti fluktuasi harga pasar dunia. Menurutnya, kelompok pengguna jenis ini adalah mereka yang mampu secara ekonomi sehingga tidak perlu menjadi beban tanggungan negara.
"Apa itu definisi yang industri adalah bensin RON 95, RON 98 itu kan orang-orang yang mampu lah. Selama mereka mau jalan banyak, selama ada uang untuk bayar, monggo. Tugas negara menyiapkan, yang membayar mereka itu tidak ada tanggungan negara sama sekali," tegasnya.
Kabar baik bagi masyarakat luas, Bahlil memastikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan untuk menaikkan harga BBM subsidi. Ia menyebut Presiden Prabowo sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan yang berdampak langsung pada rakyat kecil.
"Oh di dalam negeri masih stabil. Insyaallah atas arahan Bapak Presiden untuk BBM subsidi sampai dengan sekarang saya pikir Bapak Presiden punya hatilah untuk memperhatikan rakyat kecil," kata Bahlil meyakinkan.
Meski perubahan harga BBM biasanya dilakukan setiap awal bulan—termasuk rencana pada 1 April besok—Bahlil meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
"Percayalah nanti tunggu tanggal mainnya Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara," pungkasnya.
Baca Juga: Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI