- IHSG melemah 2,46 persen ke level 6.926,548 akibat tekanan jual saham berkapitalisasi tinggi pada 30 April 2026.
- Transaksi saham perbankan seperti BBCA dan BBRI mendominasi nilai perdagangan dengan total volume mencapai 22,48 juta saham.
- Sebanyak 648 saham mengalami penurunan nilai saat sesi pertama perdagangan berakhir dengan total transaksi Rp 11,26 triliun.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali merana pada perdagangan, Kamis, 30 April 2026. Hal ini didorong dari tekanan jual saham-saham berkapitalisasi tinggi.
Mengutip data Phillip Sekuritas Indonesia, pelemahan IHSG terjadi di tengah aktivitas transaksi yang cukup tinggi, dengan sejumlah saham big caps masih mendominasi nilai perdagangan.
Dari sisi nilai transaksi, saham perbankan menjadi penggerak utama. Saham BBCA mencatat nilai transaksi terbesar mencapai Rp 798,09 miliar, disusul BBRI sebesar Rp 553,18 miliar, dan ANTM sebesar Rp 413,33 miliar.
Sementara itu, dari sisi volume perdagangan, saham KOTA menjadi yang paling aktif dengan 26,96 juta saham diperdagangkan. Diikuti GOTO sebanyak 23,44 juta saham, serta TOOL sebesar 12,48 juta saham.
Di tengah tekanan pasar, sejumlah saham masih mencatatkan penguatan. Saham TGKA memimpin top gainers setelah naik 320 poin ke level 5.300.
Disusul EURO yang menguat 310 poin ke 3.410, serta ABDA naik 230 poin ke 2.580.
Namun, tekanan jual juga terlihat pada sejumlah saham unggulan. Saham UNTR menjadi top loser setelah turun 1.700 poin ke level 28.725. Diikuti MLPT yang melemah 1.100 poin ke 21.800, serta SINI turun 1.000 poin ke 13.000.
Kinerja IHSG Sesi I
IHSG tercatat turun 174,678 poin atau 2,46 persen ke level 6.926,548 pada akhir sesi pertama.
Baca Juga: IHSG Terkapar ke Level 6.900 di Sesi I, 648 Saham Kebakaran
Pada perdagangan sesi I, sebanyak 22,48 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,26 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,54 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 103 saham bergerak naik, sedangkan 648 saham mengalami penurunan, dan 208 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Sesi I diantaranya, HERO, ADHI, SMU, PSDN, NIKL, LCKM, EURO, CASH.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, BOBA, KONI, MEGA, BLUE, LUCK, LAPD, KOCI, CITA.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Lowongan Kerja BRI Area Jawa Tengah Resmi Dibuka, Catat Jadwal dan Lokasinya
-
Gempa Jepang Lumpuhkan Pabrik Otomotif Hingga Kelangkaan Suku Cadang, Toyota Stop Produksi Sementara
-
Geger Tetesan Darah dari Plafon Kos di Grogol, Ternyata Nyawa Wanita Melayang di Tangan Kekasih
-
Krisis Air Bersih Melanda Ngawi, Warga Gali Dasar Sungai demi Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
-
Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
-
4 Sepatu Lari Lokal Alternatif Hoka untuk Daily, Long Run hingga Maraton
-
Cushion Wardah yang Tahan Keringat untuk Olahraga Apa? Ini Review Dipakai Lari 5 Km
-
Daftar Resmi Long Weekend Agustus 2026, Catat Tanggal Libur Panjang Bulan Depan!
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungan ke NTT, Relawan: Masyarakat Sudah Menunggu
-
Harapan Baru Kesejahteraan Guru Setelah MK Pisahkan Dana MBG dari Pos Pendidikan