- IHSG di Bursa Efek Indonesia bergerak anjlok ke level 7.070 pada perdagangan Kamis pagi, 30 April 2026.
- Sebanyak 3,27 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp1,53 triliun selama sesi perdagangan berlangsung.
- Pasar diproyeksikan bergerak terbatas akibat tekanan jual investor asing serta kurangnya sentimen positif dari pasar global.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dua arah di awal perdagangan, Kamis, 30 April 2026. IHSG dibuka menguat tipis ke level 7.103 atau 0,03 persen.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG justru anjlok 0,43 persen ke level 7.070.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,27 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,53 triliun, serta frekuensi sebanyak 177.200 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 234 saham bergerak naik, sedangkan 288 saham mengalami penurunan, dan 437 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ADHI, HERO, INOV, ESIP, CSIS, APIC, PTPP.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya KONI, BOBA, MEGA, BLUE, SHIP, LAPD, UDNG.
Proyeksi IHSG
IHSG diperkirakan bergerak terbatas pada perdagangan hari ini, di tengah masih adanya tekanan jual dari investor asing serta minimnya sentimen kuat dari global.
Mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas, IHSG berpotensi bergerak dalam fase sideways dengan rentang support di level 7.000 dan resistance di 7.160.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 0,41 persen ke level 7.101,2 pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Penguatan ini melanjutkan technical rebound setelah indeks sempat berada di area oversold dan mampu bertahan di atas level psikologis 7.000.
Meski demikian, tekanan pasar belum sepenuhnya mereda. Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 986 miliar di pasar reguler.
"Hal ini menunjukkan tekanan jual belum sepenuhnya mereda," tulis riset tersebut.
Dari sisi global, pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) cenderung bervariasi. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,57 persen ke level 48.861,81. Sementara S&P 500 turun tipis 0,04 persen ke 7.135,95, dan Nasdaq Composite justru menguat 0,038 persen ke 24.673,24.
Di kawasan Asia, pergerakan pasar juga cenderung mixed. Hal ini dipengaruhi kabar dari Uni Emirat Arab yang berencana keluar dari OPEC, yang berpotensi mengubah peta suplai serta dinamika harga minyak global.
Selain itu, pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve yang diproyeksikan tetap berada di level 3,75 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram
-
Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak
-
OKX Gandeng BlackRock & StanChart, Sulap Surat Utang AS Jadi Jaminan Kripto
-
Harga Emas Anjlok! Saatnya Borong Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini?
-
Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok
-
BKI Mulai Ekspansi Sertifikasi dan Inspeksi ke Pembangkit Listrik
-
Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya
-
Kinerja Bank Mandiri: Dividen Rp 44,47 T Siap Dibagikan, Intip Detail Buyback Saham
-
460 Ribu Rekening Penipu Diblokir, Dana Rp169 Miliar Korban Berhasil Dikembalikan
-
Laporan Kinerja ISAT Kuartal I 2026, Buy atau Sell?