- Badan Pusat Statistik melaporkan Indonesia memasuki fase aging population dengan proporsi penduduk lanjut usia mencapai 11,97 persen.
- Data Supas 2025 menunjukkan angka kelahiran total Indonesia kini turun menjadi 2,13 mendekati tingkat kelahiran pengganti populasi.
- Indonesia masih memiliki 68,98 persen penduduk usia produktif yang menjadi modal penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi nasional.
Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mulai memasuki fase aging population atau populasi menua seiring meningkatnya proporsi warga lanjut usia dalam struktur demografi nasional.
Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2025, proporsi penduduk lansia Indonesia kini mencapai 11,97 persen dari total populasi.
"Saat ini Indonesia sudah memiliki proporsi penduduk lansia sebesar 11,97 persen. Kondisi ini tentunya menandakan aging population,” kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Kantor BPS RI, Selasa (5/5/2026).
Kondisi ini menunjukkan perubahan penting dalam struktur kependudukan nasional, ketika jumlah penduduk usia lanjut terus meningkat di tengah tren penurunan angka kelahiran.
BPS juga mencatat angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) Indonesia turun menjadi 2,13, mendekati replacement level atau tingkat kelahiran pengganti populasi.
"Hasil Supas 2025 mencatat bahwa TFR Indonesia mencapai 2,13. TFR Indonesia terus menurun dari waktu ke waktu mendekati replacement level," ungkap Amalia.
Meski demikian, BPS mencatat Indonesia masih memiliki kekuatan besar pada kelompok usia produktif. Lebih dari separuh penduduk nasional saat ini berasal dari Generasi X, Milenial, dan Generasi Z.
"Lebih dari separuh penduduk, atau 68,98 persen, merupakan Generasi X, Milenial, dan Generasi Z yang menjadi sumber utama penduduk produktif,” kata dia.
Artinya, Indonesia masih berada dalam fase penting bonus demografi, tetapi mulai menghadapi transisi jangka panjang menuju peningkatan populasi lansia.
Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi
BPS menilai perubahan struktur usia ini menjadi sinyal penting bagi perencanaan pembangunan nasional, terutama dalam menjaga produktivitas ekonomi ketika komposisi usia produktif perlahan akan bergeser.
"Penduduk Indonesia tumbuh melambat dengan rata-rata laju pertumbuhan penduduk tahunan sebesar 1,08 persen dalam 5 tahun terakhir," ujar Amalia.
Selain itu, disparitas antarwilayah juga menjadi perhatian. Sejumlah daerah dengan angka kelahiran lebih rendah berpotensi lebih cepat memasuki fase penduduk menua dibanding wilayah dengan fertilitas tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN