- PT Bank Rakyat Indonesia menyalurkan dana KUR sebesar Rp31,42 triliun hingga akhir Februari 2026 untuk mendukung UMKM domestik.
- BRI menawarkan tiga kategori produk KUR, yakni Supermikro, Mikro, dan Kecil dengan plafon pinjaman mencapai Rp500 juta.
- Nasabah dapat mengajukan permohonan kredit melalui portal daring resmi atau mendatangi kantor cabang BRI terdekat dengan persyaratan lengkap.
BRI menyediakan dua jalur akses guna memudahkan nasabah, yakni secara daring (online) maupun luring (offline):
1. Cara Pengajuan Online
Akses portal resmi di https://kur.bri.co.id.
Daftar atau login ke akun Anda.
Pilih menu "Ajukan Pinjaman KUR" dan ikuti petunjuk verifikasi identitas.
Isi profil data diri dan detail usaha secara akurat.
Unggah dokumen pendukung (KTP, pas foto, foto usaha, dan izin usaha).
Lakukan simulasi angsuran dan kirim pengajuan. Petugas bank akan menghubungi untuk tahap survei fisik.
2. Cara Pengajuan Offline
Kunjungi kantor cabang atau unit BRI terdekat dengan membawa seluruh dokumen fisik (KTP, KK, Izin Usaha).
Konsultasikan kebutuhan modal dengan petugas bank.
Lengkapi formulir aplikasi dan ikuti prosedur wawancara serta verifikasi data di lokasi.
Disclaimer: Investasi dan pengambilan kredit memerlukan pertimbangan matang terhadap kemampuan finansial. Artikel ini bertujuan memberikan informasi publik dan bukan merupakan jaminan persetujuan kredit. Keputusan akhir pemberian kredit sepenuhnya merupakan wewenang pihak perbankan berdasarkan analisis kelayakan.
Berita Terkait
-
BRI Life Buka 2026 dengan Gemilang, Rasio Klaim Jauh di Bawah Rata-Rata Industri
-
Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026
-
Transformasi Bisnis ala SALAKU: Kunci Sukses Produk Lokal Go International Bersama BRI
-
Cara BRI Dukung UMKM Lokal Menjadi Usaha Ekspor Kelas Dunia
-
Sagu Papua Go International! Begini Strategi Japamo Maksimalkan Dukungan BRI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri
-
Purbaya Akui Pemda RI Belum Siap Rilis Surat Utang, Ogah Bangkrut Seperti Argentina