- Harga gula nasional naik ke Rp18.300/kg, melonjak 4,63% di atas harga acuan Rp17.000/kg.
- Stok menipis karena musim giling tebu baru mulai akhir Mei dan baru masuk pasar pada Juni.
- Kemendag usulkan SPHP Gula untuk intervensi harga eceran demi menjaga daya beli masyarakat.
Suara.com - Pemerintah mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan harga gula pasir nasional yang saat ini telah melampaui harga acuan. Kenaikan ini dipicu oleh menipisnya stok nasional serta belum dimulainya musim giling tebu domestik.
Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Nawandaru Dwi Putra, mengungkapkan bahwa gula kini menjadi komoditas pangan utama yang memerlukan perhatian serius selain beras dan minyak goreng. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga rata-rata nasional mencapai Rp18.300 per kilogram.
"Harga gula pasir rata-rata nasional mengalami tekanan sebesar 4,63 persen di atas harga acuan Rp17.000 per kilo," ujar Nawandaru dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, tekanan harga ini terjadi merata di sebagian besar wilayah Indonesia, yang mengindikasikan adanya kendala pada pasokan nasional. Faktor utamanya adalah ketersediaan stok yang rendah karena musim giling tebu baru diperkirakan dimulai pada akhir Mei dan hasilnya baru akan mengalir ke pasar pada Juni mendatang.
Puncak musim giling sendiri diprediksi terjadi pada Agustus hingga September. Untuk mengantisipasi kekosongan pasokan dan menjaga daya beli masyarakat, Kemendag mengusulkan intervensi melalui cadangan gula pemerintah.
“Kami mengusulkan optimalisasi kebijakan cadangan gula pemerintah melalui instrumen SPHP Gula, serupa dengan penugasan pada komoditas beras dan Minyakita untuk stabilisasi harga di tingkat konsumen,” pungkas Nawandaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor