-
Pilihan instrumen investasi saat Rupiah melemah membantu mengamankan keuangan masyarakat.
-
Emas dan obligasi ritel menjadi opsi investasi saat Rupiah melemah.
-
Akun multivals mempermudah pengelolaan investasi saat Rupiah melemah bagi pengusaha.
Suara.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah di era Presiden Prabowo Subianto ini tengah menjadi sorotan tajam.
Sebab, sekarang ini nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat melemah sampai level Rp17.600 per USD.
Kondisi ini tentu memicu kekhawatiran di tengah masyarakat, meskipun Presiden RI Prabowo Subianto justru menanggapi fenomena ini dengan santai.
Menurutnya, masyarakat di pedesaan tidak akan merasakan dampak langsung dari jebloknya nilai tukar ini.
Namun, bagi Anda yang tinggal di perkotaan atau memiliki bisnis, tentu perlu putar otak agar keuangan tidak ikut karam.
Lantas, investasi apa yang masih menjanjikan saat Rupiah loyo? Dan bagaimana strategi bisnis agar tetap bertahan? Simak ulasannya berikut ini.
3 Investasi Cuan Saat Rupiah Melemah
Jangan panik dulu dilansir dari laman DBS, melemahnya Rupiah justru bisa jadi peluang jika Anda melirik instrumen investasi yang tepat:
1. Menabung Dolar (Valas)
Baca Juga: Terpopuler: Rekomendasi HP Gaming 4 Jutaan, Xiaomi Smart Band 10 Pro Siap Meluncur
Menabung Dolar adalah cara klasik tapi tetap ampuh.
Logikanya, beli Dolar saat Rupiah sedang menguat (harga murah) dan jual kembali saat Rupiah melemah (harga tinggi). Selisih kurs inilah yang jadi keuntungan Anda.
2. Emas
Berdasarkan pola pasar, saat Rupiah melemah, harga emas cenderung mengalami penyesuaian atau menurun.
Inilah momen yang pas buat membeli emas. Namun ingat, emas adalah investasi jangka panjang.
Anda baru akan memanen untung maksimal saat Rupiah kembali menguat di masa depan.
3. Obligasi Ritel (ORI)
Berita Terkait
-
4 Dampak Rupiah Melemah Pada Harga Sembako untuk Kebutuhan Sehari-hari
-
Prabowo Sebut Warga Desa Gak Pakai Dolar: Benarkah Aman dari Dampak Rupiah Melemah?
-
Tentang Dolar dan Orang Desa: Meluruskan Logika Pidato Presiden di Nganjuk
-
3 Zodiak Diprediksi Beruntung 18-24 Mei 2026, Masa Sulit Mulai Berakhir
-
3 Zodiak Beruntung Secara Finansial Minggu Depan 18-24 Mei 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
BPKH Pangkas Anggaran Operasional Rp100,31 Miliar
-
Neraca Perdagangan RI Tekor Pada Mei, Penyebabnya Impor Migas
-
Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta
-
4 Marketplace Bakal Potong Pajak PPh Penjual Online Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
-
Pemerintah Didesak Rombak Kebijakan Ekonomi RI Berbasis Manusia
-
Penjual Marketplace Kena PPh Mulai 1 Agustus 2026, Ini Kelompok Seller yang Bebas Pajak
-
MMA Marketing Talk 2026 Siap Tetapkan Arah Industri Pemasaran dan Periklanan Indonesia
-
Piala Dunia, Pemerasan Ekonomi, Judi dan Nyawa yang Dipertaruhkan