Lifestyle / Komunitas
Minggu, 17 Mei 2026 | 09:09 WIB
Ilustrasi kurs Rupiah terhadap Dolar AS [Suara.com/Antara/Diolah menggunakan AI]
Baca 10 detik
  • Dampak Rupiah melemah memicu kenaikan harga sembako dan pangan impor.

  • Biaya transportasi meningkat akibat dampak Rupiah melemah pada sektor logistik.

  • Pelaku UMKM terancam gulung tikar imbas dampak Rupiah melemah saat ini.

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang melemah belakangan ini mulai membuat masyarakat Indonesia khawatir.
Pasalnya, anjloknya kurs rupiah berdampak langsung pada kenaikan harga kebutuhan pokok atau sembako.

Saat ini, nilai tukar rupiah terpantau merosot hingga menyentuh angka Rp17.600 per satu dolar AS.

Kondisi ini dipicu oleh ketidakpastian global akibat memanasnya konflik di Timur Tengah.

Akademisi dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Rijadh Djatu Winardi dilansir dari laman resmi UGM menyebut kondisi ini sebagai "perfect storm" atau badai yang sempurna.

Menurutnya, pelemahan ini terjadi karena akumulasi tekanan global dan domestik secara bersamaan.

Meskipun Presiden RI Prabowo Subianto beranggapan nilai tukar rupiah yang melemah tak akan berdampak pada masyarakat, terutama masyarakat desa karena tak memakai dolar untuk transaksi.

Ilustrasi Rupiah. [Pixabay]

Namun, nilai tukar rupiah melemah tetap akan berdampak pada kebutuhan bahan pokok masyarakat Indonesia seperti berikut ini.

1. Harga Pangan Impor Naik

Indonesia masih sangat bergantung pada bahan baku impor seperti gandum dan kedelai.

Baca Juga: Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang

Jika rupiah melemah, otomatis harga beli bahan baku ini membengkak.

Produk turunan seperti tahu, tempe, roti, hingga mi instan bakal mengalami lonjakan harga yang signifikan.

2. Biaya Logistik dan BBM Ikut Terkerek

Jangan kaget jika harga sayur-mayur di pasar ikut naik meski dipetik di tanah sendiri.

Hal ini disebabkan biaya operasional transportasi dan logistik ikut naik.

Harga bahan bakar minyak (BBM) global diperdagangkan dalam dolar, sehingga ongkos kirim sembako dari produsen ke pasar menjadi lebih mahal.

Load More