- IHSG diprediksi melemah pada Senin (18/5/2026) dengan rentang level support 6.645 hingga resistance 6.840 menurut Kiwoom Sekuritas.
- Pasar dipengaruhi sentimen suku bunga BI sebesar 4,75 persen serta ketegangan geopolitik global yang memicu kenaikan harga minyak.
- Investor disarankan memperkuat manajemen risiko akibat fluktuasi nilai tukar rupiah dan potensi koreksi berkelanjutan di bursa efek Indonesia.
Ia menetapkan level support di angka 6.682 dan resistance pada level 6.789.
Menurut Herditya, ada tiga faktor utama yang memengaruhi pasar, yakni perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah, tekanan jual atau outflow akibat rebalancing indeks MSCI, serta penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang masih menjadi perhatian utama investor.
Sementara itu, MNC Sekuritas merekomendasikan pelaku pasar untuk mencermati pergerakan saham DEWA (540-595), INDY (3.160-3.440), dan WIFI (2.460-2.710).
Menghadapi potensi fluktuasi ini, sangat penting bagi investor untuk memperkuat strategi investasi saham dan selalu memperbarui informasi mengenai sentimen pasar terkini.
Dengan memperhatikan manajemen risiko yang ketat, diharapkan investor dapat mengambil keputusan yang tepat di tengah dinamisnya kondisi bursa efek Indonesia saat ini.
Berita Terkait
-
Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946
-
Saham-saham Paling Banyak Diborong dan Dijual Asing Jelang Pengumuman MSCI
-
Gegara MSCI dan Perang, IHSG Telah Merosot 20,14% Sejak Awal Tahun
-
Jelang Pengumuman MSCI, Saham 'Gorengan' dan 'Konglomerat' Bisa Bikin IHSG Turun Kelas!
-
Wanti-wanti OJK Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI Hari Ini
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Harga Emas Berpotensi Melemah saat Kurs Rupiah Anjlok, Ini Penyebabnya
-
Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi