- Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan mengumumkan pembentukan badan khusus pengelola ekspor komoditas strategis di Jakarta, Rabu mendatang.
- Rumor pembentukan badan tersebut memicu kekhawatiran monopoli sehingga menyebabkan penurunan signifikan pada IHSG selama dua hari terakhir.
- Pemerintah berencana membentuk badan tersebut guna menekan praktik under invoicing dalam aktivitas ekspor nasional berbagai komoditas strategis.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal rumor rencana pemerintah membentuk badan ekspor. Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto yang akan mengumumkan pembentukan badan khusus tersebut.
"Wah saya enggak tahu, nanti presiden ngomongin itu," kata Purbaya di Jakarta pada Selasa (19/5/2026).
Presiden Prabowo diketahui akan menghadiri Sidang Paripurna DPR di Senayan, Jakarta pada Rabu besok. Kabarnya pengumuman soal pembentukan badan ekspor akan disampaikan di agenda tersebut.
Pemerintah dirumorkan akan membentuk badan ekspor yang khusus mengelola ekspor komoditas Indonesia. Rumor itu memantik kekhawatiran akan adanya monopoli dan memicu ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dua hari terakhir.
Dalam rumor itu disebut badan ekspor komoditas akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Rabu (20/2/2026) besok. Badan itu akan memegang kendali atas ekspor komoditas strategis Indonesia seperti batu bara, minyak kelapa sawit hingga barang tambang.
Nantinya seluruh perusahaan terkait di Indonesia harus menjual produk mereka ke badan ekspor. Belum ditentukan apakah badan ekspor tersebut akan berada di bawah Danantara atau tidak.
Dalam rumor tersebut diterangkan bahwa pembentukan badan ekspor berkaitan dengan upaya pemerintah menekan praktik under invoicing dalam aktivitas ekspor nasional.
Beberapa analis menilai rumor ini membuat IHSG tertekan dalam dua hari terakhir. Saham-saham perusahaan komoditas dan mineral adalah yang paling tertekan dalam perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026).
Pada penutupan sesi I, IHSG anjlok 202,97 poin atau 3,08 persen menjadi 6.396.
Baca Juga: IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi
Tekanan terasa kuat di saham sektor material dasar sebesar 7,26 persen, sektor energi 6,47 persen, dan sektor transportasi 5,94 persen.
Saham-saham komoditas juga ambruk di sesi I di tengah harga komoditas global yang tengah naik. Saham batu bara seperti AADI, ADMR, BUMI, ITMG, dan BYAN ambruk cukup dalam.
Demikian juga saham komoditas mineral seperti TINS, INDY, ARCI, EMAS, MDKA, INCO, ARCI, hingga saham HRTA dan saham perusahaan CPO seperti SMAR, AALI, AGRO, LSIP, dan SIMP.
Tag
Berita Terkait
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I
-
Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah
-
Dasco Mendadak ke Gedung BEI saat IHSG Merah Membara, Ucapannya Diharap Injeksi Sinyal Positif
-
BBRI Tebar Kabar Baik saat IHSG Loyo, Saham Menguat Usai Diborong Asing
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I
-
Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen
-
Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis
-
Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama
-
Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah
-
Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur