- Saham BBRI menguat 0,7 persen ke level Rp3.090 pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026, di tengah pelemahan IHSG.
- Penguatan saham BBRI didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang mencapai Rp52,22 miliar hingga Rp104,5 miliar.
- Analis memproyeksikan potensi pembalikan arah saham BBRI dan menyarankan strategi pembelian akumulatif karena fundamental perusahaan yang tetap kuat.
Suara.com - Di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (19/5/2026), saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) justru mencuri perhatian dengan pergerakan yang cukup resilien.
Hingga pukul 11.16 WIB, saham perbankan blue chip ini tercatat menguat tipis 0,7 persen ke level Rp3.090 per lembar saham.
Penguatan ini menjadi oase di tengah sentimen pasar yang masih penuh ketidakpastian. Momentum positif ini disinyalir merupakan reaksi pasar setelah investor asing secara agresif kembali masuk ke saham BBRI. Tercatat pada perdagangan Senin (18/5), investor asing membukukan net buy sebesar Rp52,22 miliar.
Menariknya, catatan transaksi dari Macquarie Sekuritas Indonesia bahkan menunjukkan angka yang lebih impresif, dengan net buy asing di saham BBRI mencapai Rp104,5 miliar pada sesi yang sama.
Aksi serok ini memutus tren negatif setelah selama tiga hari perdagangan sebelumnya, BBRI selalu dibayangi oleh aksi jual bersih (net sell) asing.
Analisis Teknikal: Peluang Reversal Terbuka Lebar
Meskipun secara akumulasi dalam sebulan terakhir harga saham BBRI masih mengalami koreksi sebesar 10,79 persen, para analis melihat adanya tanda-tanda pembalikan arah (reversal) yang mulai terbentuk.
CGS International Sekuritas dalam proyeksinya untuk perdagangan hari ini telah mematok level support pertama pada posisi 3.013 dan support kedua di 2.967.
Sementara itu, untuk sisi atas, BBRI berpeluang untuk menguji level resistance pertama di 3.103 dan resistance kedua di 3.147.
Baca Juga: Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks
Secara teknikal, terdapat beberapa indikator yang menguatkan sinyal optimisme:
- Indikator RSI (Relative Strength Index): Menunjukkan adanya positive divergence, yang menandakan bahwa tekanan downtrend pada saham ini mulai terbatas.
- Pola Bullish Spinning Top Candle: Kemunculan pola ini yang disertai dengan kenaikan volume perdagangan menjadi indikasi kuat adanya peluang limited downside, atau risiko penurunan yang mulai menipis.
Rekomendasi Analis: Strategi Accumulative Buy
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, melihat momentum saat ini sebagai peluang bagi investor untuk mulai kembali masuk ke sektor perbankan.
Ia merekomendasikan strategi accumulative buy untuk BBRI, mengingat posisinya sebagai saham blue chip yang memiliki fundamental kuat di tengah fluktuasi pasar.
Selain BBRI, arus masuk dana asing (capital inflow) juga terlihat menyasar saham-saham perbankan besar lainnya. Tercatat pada perdagangan kemarin, investor asing juga memborong BBCA senilai Rp107,07 miliar dan BMRI mencapai Rp84,87 miliar.
Emiten sektor telekomunikasi dan pertambangan pun tak luput dari radar asing, dengan TLKM mencatatkan net buy Rp59,27 miliar dan MDKA senilai Rp56,58 miliar.
Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG sedang dalam tekanan, para pemain besar mulai melihat valuasi saham-saham perbankan papan atas sebagai titik masuk yang menarik secara jangka panjang.
DISCLAIMER: Artikel ini disusun sebagai informasi pasar dan analisis teknikal, bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor dengan mempertimbangkan risiko pasar yang ada. Pastikan untuk melakukan riset mandiri atau berkonsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil tindakan.
Berita Terkait
-
IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok
-
IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi
-
Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang
-
Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap
-
Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City
-
Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh
-
Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru
-
Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050
-
Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026
-
Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?
-
Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor