- Moody's memberikan peringkat kredit Baa2 dengan outlook negatif kepada PT Danantara Investment Management pada Rabu, 3 Juni 2026.
- Peringkat tersebut ditetapkan mengikuti penilaian sovereign rating Pemerintah Indonesia yang saat ini juga berada di level negatif.
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa penilaian tersebut merupakan hal wajar karena menyesuaikan peringkat utang nasional Pemerintah Indonesia.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membela PT Danantara Investment Management (Persero) atau DIM yang diberi outlook negatif Baa2 oleh lembaga pemeringkat global Moody's Rating.
Menkeu Purbaya menilai kalau penilaian itu justru diberikan untuk menyesuaikan peringkat utang Pemerintah Indonesia yang juga mendapatkan rating negatif.
"Kan biasanya Moody's akan ikuti sovereign-nya. Sovereign kita memang di Moody's negatif kan outlook-nya. Jadi itu bukan hal yang baru," katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (4/6/2026).
Bendahara Negara menanggapi santai soal dampak penilaian Moody's kepada Danantara ke surat utang hingga nilai tukar Rupiah. Ia menegaskan kalau peringkat yang diberikan justru tidak akan tinggi dari Pemerintah.
"Enggak apa-apa itu, kan dia ikuti sovereign rating kita. Kita apa? Baa2, yang itu output negatif kalau Moody's. Jadi enggak bisa lebih tinggi dari itu, yang paling tinggi Indoneia adalah Pemerintah atau sovereign, baru yang lain di bawah. Danantara sama dengan punya Pemerintah itu sudah bagus sekali," jelas dia.
Diketahui lembaga pemeringkat global Moody's Ratings untuk pertama kalinya memberikan peringkat kredit Baa2 kepada PT Danantara Investment Management (DIM). Moody's bahkan langsung menyematkan outlook negatif terhadap seluruh peringkat yang diberikan.
Wakil Presiden dan Analis Senior Moody's Ratings Rachel Chua menegaskan bahwa peringkat Baa2 yang diberikan kepada Danantara Investment Management sejalan dengan peringkat utang pemerintah Indonesia yang juga berada pada level Baa2 dengan outlook negatif.
"Peringkat Baa2 dengan outlook negatif untuk Danantara Investment Management sejalan dengan peringkat sovereign Indonesia, didukung hubungan kredit yang kuat serta harapan kami akan dukungan luar biasa dari pemerintah yang diberikan secara tepat waktu," ujar Chua dalam laporannya, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga
Tag
Berita Terkait
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga
-
Isu Pergantian Menkeu Purbaya Mencuat, Begini Respon DPR!
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026
-
3 Skin Tint Lokal untuk Kulit Sawo Matang, Lengkap dengan Shade Rekomendasinya
-
Lima Pejabat Tinggi Baru BGN Ditunjuk Langsung Presiden, Ini Nama-namanya
-
Teach You a Lesson: Drama Aksi Sekolah dengan Kritik Pedas Sistem Pendidikan
-
Kursi Prioritas Bukan Hadiah, Stasiun Cikoko Bukti Integrasi Itu Mungkin
-
Aspal Jalan Kebon Sirih Terus Rusak, DKI Akhirnya Ganti dengan Beton
-
Usai OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditahan KPK
-
3 Rekomendasi Moisturizer untuk Mengecilkan Pori-Pori, Wajah Mulus dan Glowing
-
Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya