- PT Pudjiadi Prestige Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,61 miliar pada tahun buku 2025 dalam laporan keuangan.
- Perusahaan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp1 per lembar saham kepada pemegang saham pada 1 Juli 2026.
- Perseroan meluncurkan proyek perumahan eksklusif SOLEA Lebak Bulus dan menetapkan jajaran direksi serta komisaris baru periode 2026-2029.
Suara.com - PT Pudjiadi Prestige, Tbk (Perseroan) mengumumkan laporan keuangannya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025.
Paparan Publik Tahunan atau Public Expose 2026 melaporkan perusahaan berhasil mencatat Laba Bersih sebesar Rp1,61 miliar pada tahun 2025.
Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 Perseroan, juga diputuskan untuk melakukan pembagian dividen tunai yang dibagikan pada 1 Juli 2026.
"Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 Perseroan, juga diputuskan untuk melakukan pembagian dividen tunai sebesar Rp.1 (satu Rupiah) per lembar saham kepada seluruh pemegang saham Perseroan yang tercatat sebanyak 659.120.000 saham dengan menggunakan Laba Bersih Tahun Buku 2025, dan akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 1 Juli 2026," terang Direktur PT Pudjiadi Prestige, Tbk, Sasetyo Dwi Budi Listyanto, dalam RUPS di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Dalam Pubex 2026, Perseroan memperkenalkan SOLEA Lebak Bulus, cluster eksklusif di kawasan Jakarta Selatan yang menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam menjawab kebutuhan pasar akan hunian premium yang tidak hanya mengedepankan lokasi, tetapi juga kualitas, privasi, dan kenyamanan di tengah dinamika perkotaan.
Hadir dengan konsep hunian terbatas, SOLEA Lebak Bulus adalah perumahan eksklusif dalam satu kawasan dengan sistim one-gate dan keamanan terintegrasi, menawarkan lingkungan tinggal yang lebih private dan tenang.
“SOLEA Lebak Bulus kami rancang sebagai respons terhadap kebutuhan akan hunian yang lebih tenang di tengah dinamika Jakarta. Dengan jumlah unit yang terbatas dan pendekatan desain yang berfokus pada cahaya alami serta keseimbangan ruang, kami ingin menghadirkan pengalaman tinggal yang lebih personal, refined, dan relevan dengan gaya hidup urban masa kini,” beber Michael Pudjiadi selaku Vice President Perseroan.
Selain penetapan besaran dividen, dan strategis bisnis, Pemegang Saham juga telah menyetujui susunan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota Direksi untuk masa jabatan tahun 2026 sampai dengan tahun 2029, Berikut susunannya:
Dewan Komisaris
Baca Juga: Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI
- Komisaris Utama : Kosmian Pudjiadi, BSISE MBA
- Komisaris : Ariyo Tejo, MBA
- Komisaris Independen : Octavianus Halim, MBA
Direksi
- Direktur Utama : Damian Pudjiadi, MBA
- Direktur : Toto Sasetyo Dwi Budi L, Akt, CA
Berita Terkait
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
BEI Gembok Dua Saham Ini dari Pasar Modal
-
Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan