- Minuman herbal Seruni buatan KWT Mentari Sleman berhasil terpilih sebagai sajian tamu dalam pernikahan Kaesang-Erina pada Desember 2022.
- Kehadiran produk lokal tersebut dalam acara pernikahan putra Presiden Joko Widodo didukung oleh program CSR dari pihak BRI.
- KWT Mentari mengolah minuman herbal dari hasil kebun sendiri yang dikelola oleh para ibu di Desa Karangploso, Sleman.
Suara.com - Di balik pesta pernikahan megah Kaesang Pangarep, anak dari Presiden Ke-7 Indonesia, Joko Widodo, yang berlangsung pada 10 Desember 2022 silam, ada cerita kecil dari sudut kampung di Karangploso, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Bukan soal pejabat, artis, atau deretan tamu penting yang hadir di Pendopo Agung Kedaton Ambarrukmo kala itu, melainkan tentang minuman racikan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Mentari yang ikut tersaji.
Saat itu, Kaesang menikahi Erina Gudono dalam prosesi bernuansa Javanese Wedding dengan berbagai sajian khas ala Kerajaan Mataram. Menu yang dihidangkan pun beragam, mulai dari salad sayur hingga sop buntut.
Namun, di berbagai hidangan tersebut, terselip minuman seruni, minuman tradisional yang diracik ibu-ibu KWT Mentari di Sleman. Minuman seruni ini disajikan untuk tamu-tamu undangan dalam pernikahan tersebut.
Ketua KWT Mentari, Sri Harnani, masih mengingat momen ketika produk buatan kelompoknya dipercaya hadir dalam hajatan keluarga presiden.
Ia pun menyebut keterlibatan KWT Mentari tidak lepas dari dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, yang saat itu ikut mendorong keterlibatan potensi lokal.
"Iya Kaesang dan Erina itu, waktu acara di Ambarukmo. Pak Jokowi hajatan di sini, BUMN memberikan support. Ingin menghadirkan UMKM lokal, termasuk dari KWT Mentari," kata Sri Harnani kepada Suara.com.
"Dikarenakan waktu itu BRI merasa cocok dengan produk kami. Seruni ini dianggap layak untuk disajikan di hajatannya Pak Jokowi. Ya kami diminta untuk menyajikan minuman Seruni itu," imbuhnya.
Bagi Sri Harnani dan anggota KWT Mentari, momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sebab, produk herbal yang selama ini diracik dari hasil kebun dan tanaman herbal rumahan ternyata bisa hadir di acara besar keluarga presiden.
Baca Juga: Cuci Gudang, Persija Jakarta Sudah Lepas 7 Pemain Jelang Musim 2026/2027
"Tentu kami sangat bangga sekali ya. Berusaha menyediakan yang terbaik ya untuk acaranya Pak Jokowi," wanita 60 tahun itu.
Bahan-bahan Seruni Ditanam di Kebun Sendiri
Seruni sendiri merupakan minuman herbal tradisional khas Indonesia yang bahan-bahannya memadukan kebaikan dari serai dan jeruk nipis. Minuman ini populer disajikan hangat untuk meredakan gejala flu dan menghangatkan tubuh.
Sri Harnani bercerita bahwa bahan-bahan untuk membuat Seruni juga ditanam sendiri, karena KWT Mentari memiliki kebun tanaman obat, seperti mint, serai, kunyit hitam, kunyit putih, dan kencur hitam.
Kemudian juga ada varian buah-buahan, yakni melon, markisa, jeruk nipis, hingga jeruk limo. Sehingga, minuman seruni dari KWT Mentari dibuat dari bahan-bahan segar kebun sendiri.
"Kebetulan sekarang iya, selain lahan di sini, kami juga ada di dekat Puskesmas Depok. Itu sebenarnya punya anggota. Jadi, kami juga menanam di situ," kata Sri Harnani.
Berita Terkait
-
Cuci Gudang, Persija Jakarta Sudah Lepas 7 Pemain Jelang Musim 2026/2027
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Hari ke-13 Teror Api di Sleman: Pemilik Rumah Tidur 3 Jam Sehari, Kerugian Tembus Rp70 Juta
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah