- Muncul rumor perombakan jajaran menteri ekonomi Presiden Prabowo terkait pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi Gubernur Bank Indonesia.
- Publik berspekulasi Muhammad Chatib Basri akan menggantikan posisi Menteri Keuangan setelah ia kembali ke Indonesia lebih cepat dari jadwal.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu tersebut dan menyatakan aktivitas kedinasannya tetap berjalan normal tanpa instruksi perubahan jabatan.
Suara.com - Spekulasi mengenai perombakan jajaran menteri di bidang ekonomi pada Kabinet Presiden Prabowo Subianto kembali mencuat ke permukaan pada awal pekan ini.
Rumor yang beredar kencang sejak akhir pekan kemarin menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan meninggalkan jabatannya di Lapangan Banteng untuk kemudian bergeser memimpin otoritas moneter sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).
Sebagai gantinya, posisi Menteri Keuangan yang ditinggalkan oleh Purbaya dikabarkan bakal diisi oleh ekonom senior sekaligus mantan Menkeu, Muhammad Chatib Basri.
Skenario rotasi ini disebut-sebut menjadi bagian dari langkah strategis mendasar dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sinergi serta koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter nasional dalam menghadapi tantangan volatilitas ekonomi global yang semakin kompleks.
Menanggapi meluasnya perbincangan mengenai rencana pencopotan serta pergeseran posisi struktural tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa langsung memberikan klarifikasi tegas.
Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran agenda perombakan kabinet yang disebut-sebut akan mengeksekusi posisinya, Purbaya menyatakan bahwa seluruh informasi yang beredar tersebut tidak memiliki dasar yang valid.
"Rumor," kata Purbaya dihubungi Suara.com, Senin (8/6/2026).
Isu mengenai perombakan tim ekonomi ini menggelinding bersamaan dengan beredarnya informasi mengenai adanya agenda pelantikan pejabat baru di lingkungan istana kepresidenan yang dijadwalkan berlangsung hari ini.
Berdasarkan agenda resmi, Presiden Prabowo memang dijadwalkan melakukan pelantikan terhadap sejumlah figur penting, di mana salah satunya adalah tokoh buruh Said Iqbal yang akan diambil sumpah jabatannya sebagai Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi
Untuk memperkuat bantahannya terhadap isu miring yang beredar, Purbaya memaparkan bahwa aktivitas kedinasannya sebagai menteri keuangan masih berjalan normal tanpa ada gangguan administratif.
Ia menjelaskan bahwa dirinya bahkan masih menghadiri agenda rapat kerja bersama jajaran terkait pada Minggu malam. Lebih lanjut, ia menegaskan sampai saat ini tidak ada pembicaraan ataupun instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto mengenai perubahan status jabatannya di kabinet.
"Tidak ada. Tadi malam rapat biasa," kata Purbaya
Sebelum adanya bantahan resmi ini, spekulasi perpindahan Purbaya ke bank sentral sebenarnya telah menjadi analisis liar di kalangan pengamat finansial.
Indikasi tersebut sempat dikaitkan dengan beberapa pernyataan diplomatis Purbaya dalam merespons tekanan makroekonomi eksternal, khususnya saat nilai tukar rupiah melemah hingga menyentuh level Rp 18.044 per dolar AS beberapa waktu lalu.
Dalam berbagai kesempatan, Purbaya secara konsisten menunjukkan sikap normatif dan menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab stabilisasi mata uang kepada Bank Indonesia selaku pemegang otoritas moneter.
Berita Terkait
-
Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan
-
Gaji Tunjangan Menkeu dan Gubernur BI, Perbandingan Mana yang Lebih Besar?
-
Purbaya Klaim Coretax Bikin Penerimaan Pajak Naik 22,1% Jadi Rp 834,6 T per Mei 2026
-
Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya
-
Cegah Kebocoran Cukai, Purbaya Siapkan Mesin Canggih Pendeteksi Produksi Rokok
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?