Bisnis / Keuangan
Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:34 WIB
Para penari tampil dalam seremoni pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sgd]
Baca 10 detik
  • Piala Dunia 2026 berpotensi jadi katalis saham media, digital, dan telekomunikasi.
  • IRSX, EMTK, VIVA, TLKM, ISAT, dan WIFI masuk radar saham terkait momentum bola.
  • Lonjakan iklan dan trafik internet bisa menjadi mesin pertumbuhan pendapatan.

Sektor: Telekomunikasi

TLKM melalui anak usahanya, Telkomsel, menjadi mitra resmi penayangan digital Piala Dunia 2026 lewat MAXstream. Seluruh pertandingan dapat diakses pelanggan Telkomsel melalui platform tersebut.

Mengapa menarik?

  • Potensi lonjakan konsumsi data.
  • Penjualan paket internet khusus olahraga.
  • Pendapatan digital berpotensi meningkat selama turnamen.

Risiko: Persaingan tarif data yang masih ketat.

4. ISAT

Sektor: Telekomunikasi

Meski tidak terlibat langsung dalam hak siar, ISAT berpeluang menikmati efek peningkatan konsumsi data masyarakat selama Piala Dunia.

Mengapa menarik?

  • Trafik internet biasanya melonjak saat pertandingan besar.
  • Basis pelanggan yang terus tumbuh.
  • Fokus pengembangan layanan digital dan jaringan.

Risiko: Kenaikan trafik belum tentu langsung berbanding lurus dengan profitabilitas.

Baca Juga: Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?

5. VIVA 

Sektor: Media

VIVA disebut sejumlah analis pasar berpotensi menikmati peningkatan pendapatan iklan dan lonjakan audiens selama Piala Dunia 2026. Sentimen tersebut telah membuat saham ini kembali menjadi perhatian investor.

Mengapa menarik?

  • Potensi peningkatan iklan dari merek FMCG dan digital.
  • Kenaikan trafik media online.
  • Valuasi dinilai masih menarik oleh sebagian pelaku pasar.

Risiko: Ketergantungan pada pasar iklan.

6. WIFI

Sektor: Infrastruktur Digital

Nama WIFI ikut menjadi perhatian karena disebut dalam ekosistem digital yang terkait distribusi konten Piala Dunia melalui platform OTT. Selain itu, perseroan aktif mengembangkan infrastruktur digital nasional.

Mengapa menarik?

  • Potensi kenaikan trafik jaringan.
  • Pertumbuhan bisnis digital jangka panjang.
  • Sentimen kuat dari transformasi digital nasional.

Risiko: Kinerja masih bergantung pada ekspansi bisnis dan monetisasi jaringan.

7. ICBP

Sektor konsumer juga berpotensi menikmati berkah Piala Dunia. Tradisi nonton bareng mendorong peningkatan konsumsi makanan ringan, mi instan, minuman, dan produk FMCG lainnya.

Daya tariknya:

  • Konsumsi rumah tangga tetap menjadi motor ekonomi.
  • Produk dekat dengan aktivitas menonton pertandingan.

Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual saham tertentu. Seluruh investasi di pasar modal mengandung risiko. Investor wajib melakukan riset mandiri (DYOR), memperhatikan fundamental emiten, kondisi pasar, serta profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi.

Load More