- Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0,71 persen ke level 6.299 pada perdagangan Rabu, 15 Juni 2026 pagi.
- Kenaikan IHSG didorong oleh sentimen damai Amerika Serikat-Iran serta ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral global.
- BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan tren penguatan jangka pendek melalui pola teknikal V-shape recovery.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dalam tren penguatan di awal perdagangan, Rabu, 15 Juni 2026. IHSG meroket ke level 6.321.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau atau naik 0,71 persen ke level 6.299.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,20 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,48 triliun, serta frekuensi sebanyak 232.200 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 331 saham bergerak naik, sedangkan 204 saham mengalami penurunan, dan 424 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, BOLA, ABDA, DATA, BUKK, dan ATAP.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, GHON, POLI, COIN, TIFA< dan MGNA.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan dalam perdagangan hari ini setelah berhasil mencatat lonjakan signifikan pada sesi sebelumnya. BRI Danareksa Sekuritas menilai momentum pemulihan pasar masih terjaga seiring terbentuknya pola V-shape recovery dan membaiknya sentimen global.
Pada perdagangan terakhir, IHSG ditutup menguat 4,12 persen ke level 6.254. Kenaikan tersebut didorong oleh meningkatnya risk appetite investor setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai yang meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Baca Juga: IHSG Bangkit dari Titik Terendah, Sinyal Pemulihan Makin Kuat Jelang Putusan MSCI
Selain itu, kesepakatan tersebut turut mendorong penguatan nilai tukar rupiah ke kisaran Rp17.700 per dolar Amerika Serikat serta mengurangi kekhawatiran pasar terhadap lonjakan harga energi.
Dalam riset harian bertajuk SAPA MENTARI yang diterbitkan Rabu (17/6/2026), BRI Danareksa Sekuritas menilai penguatan IHSG masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek.
"IHSG berpotensi melanjutkan penguatan seiring terbentuknya pola V-shape recovery dan keberhasilannya kembali bertahan di atas level psikologis 6.000," tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Menurut BRI Danareksa, sentimen positif pasar juga didukung oleh ekspektasi bahwa Bank Indonesia dan Federal Reserve Amerika Serikat akan mempertahankan suku bunga acuannya dalam waktu dekat.
Di sisi lain, meredanya risiko geopolitik pasca kesepakatan damai AS-Iran telah memberikan angin segar bagi pasar keuangan global. Harga minyak yang mulai turun dan penguatan rupiah dinilai menjadi faktor pendukung tambahan bagi pergerakan pasar saham domestik.
Secara teknikal, momentum rebound IHSG masih terjaga selama indeks mampu bertahan di atas area support yang telah terbentuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur