- Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat penurunan harga sejumlah komoditas pangan pokok pada Kamis, 18 Juni 2026.
- Penurunan harga terjadi pada komoditas cabai, beras, daging sapi, daging ayam, telur, minyak goreng, bawang, dan gula pasir.
- Data rata-rata nasional tersebut dihimpun dari pasar tradisional di seluruh provinsi Indonesia untuk menunjukkan fluktuasi harga pasar.
Suara.com - Sejumlah komoditas pangan strategis nasional tercatat mengalami penurunan harga pada Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 08.57 WIB, harga cabai, minyak goreng, telur ayam ras, hingga daging sapi bergerak turun dibandingkan hari sebelumnya.
Data PIHPS mencatat harga cabai merah besar turun 43,51 persen atau Rp26.999 menjadi Rp35.000 per kg. Sementara cabai rawit merah turun 13,62 persen atau Rp10.250 menjadi Rp65.000 per kg.
Harga cabai merah keriting juga turun 1,75 persen atau Rp1.000 menjadi Rp56.050 per kg. Adapun cabai rawit hijau merosot 44,74 persen atau Rp24.250 menjadi Rp30.000 per kg.
Pada kelompok beras, harga beras kualitas bawah I turun 1,02 persen atau Rp150 menjadi Rp14.500 per kg. Beras kualitas bawah II turun 5,52 persen atau Rp800 menjadi Rp13.700 per kg.
Selanjutnya, beras kualitas medium I turun 2,77 persen atau Rp450 menjadi Rp15.800 per kg. Beras kualitas medium II melemah 8,41 persen atau Rp1.350 menjadi Rp14.700 per kg.
Harga beras kualitas super I tercatat turun 5,98 persen atau Rp1.050 menjadi Rp16.500 per kg. Sementara beras kualitas super II turun 5,88 persen atau Rp1.000 menjadi Rp16.000 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 11,29 persen atau Rp4.200 menjadi Rp33.000 per kg. Harga telur ayam ras segar juga turun 17,22 persen atau Rp5.200 menjadi Rp25.000 per kg.
Harga daging sapi kualitas I turun 12,55 persen atau Rp18.650 menjadi Rp130.000 per kg. Sedangkan daging sapi kualitas II turun 14,07 persen atau Rp19.650 menjadi Rp120.000 per kg.
Baca Juga: B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman
Di kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah turun 2,91 persen atau Rp600 menjadi Rp20.000 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek I turun 9,09 persen atau Rp2.200 menjadi Rp22.000 per kg, sementara minyak goreng kemasan bermerek II turun 12,02 persen atau Rp2.800 menjadi Rp20.500 per kg.
Harga bawang merah ukuran sedang juga turun 19,06 persen atau Rp10.600 menjadi Rp45.000 per kg. Bawang putih ukuran sedang melemah 9,31 persen atau Rp3.900 menjadi Rp38.000 per kg.
Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium turun 6,17 persen atau Rp1.250 menjadi Rp19.000 per kg. Harga gula pasir lokal juga turun 10,91 persen atau Rp2.100 menjadi Rp17.000 per kg.
Data tersebut merupakan harga rata-rata nasional yang dihimpun dari pasar tradisional di seluruh provinsi Indonesia pada 18 Juni 2026.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg
-
Emiten-emiten Konglomerat Mulai Komentar Soal Ekspor Satu Pintu Lewat DSI
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit
-
Harga Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik Jelang Iduladha, Beras Premium Justru Turun
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis