Bisnis / Makro
Kamis, 28 Mei 2026 | 09:53 WIB
Pedagang Daging Sapi Dikerumuni Pembeli. [Andi/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Harga berbagai komoditas pangan nasional melonjak drastis di pasar tradisional seluruh Indonesia pada Kamis, 28 Mei 2026.
  • Kenaikan harga terjadi signifikan pada komoditas cabai, daging ayam, daging sapi, telur, beras, gula, minyak, serta bawang.
  • Data Bank Indonesia menunjukkan mayoritas harga kebutuhan pokok mengalami lonjakan persentase tinggi dibandingkan dengan periode perdagangan sebelumnya.

Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional kompak mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Lonjakan paling tajam terjadi pada komoditas cabai, daging sapi, hingga telur ayam ras segar.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia (BI) dari pasar tradisional seluruh provinsi di Indonesia yang dilihat melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.29 WIB, harga cabai merah besar tercatat mencapai Rp107.100 per kilogram.

Angka itu melonjak 90,41 persen atau naik Rp50.850 dibanding periode sebelumnya.

Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting yang kini dibanderol Rp98.350 per kilogram. Harga komoditas tersebut naik 82,81 persen atau bertambah Rp44.550.

Sementara itu, cabai rawit merah ikut mengalami lonjakan harga menjadi Rp87.500 per kilogram. Harga cabai jenis ini naik 19,95 persen atau bertambah Rp14.550.

Berbeda dengan cabai rawit merah, harga cabai rawit hijau justru mengalami penurunan. Saat ini cabai rawit hijau berada di level Rp51.650 per kilogram atau turun 4,26 persen.

Ilustrasi cabai rawit; [Dok. Antara]

Kenaikan juga terjadi pada komoditas protein hewani. Harga daging ayam ras segar naik 44,69 persen menjadi Rp55.850 per kilogram.

Sedangkan harga daging sapi kualitas 1 tercatat mencapai Rp153.350 per kilogram atau naik 3,44 persen. Adapun daging sapi kualitas 2 naik 6,92 persen menjadi Rp149.150 per kilogram.

Tak hanya itu, telur ayam ras segar ikut merangkak naik cukup tinggi. Harga telur kini mencapai Rp42.100 per kilogram atau naik 37,81 persen dibanding sebelumnya.

Baca Juga: Harga Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik Jelang Iduladha, Beras Premium Justru Turun

Dari kelompok beras, harga beras kualitas bawah I naik 24,66 persen menjadi Rp18.200 per kilogram. Kemudian beras kualitas bawah II berada di level Rp17.400 per kilogram atau naik 20,42 persen.

Sementara itu, beras kualitas medium I tercatat Rp19.100 per kilogram atau naik 18,27 persen. Beras kualitas medium II mencapai Rp19.000 per kilogram atau naik 18,75 persen.

Adapun beras kualitas super I naik 22,92 persen menjadi Rp21.450 per kilogram. Sedangkan beras kualitas super II berada di harga Rp20.500 per kilogram atau naik 20,94 persen.

Dari kelompok gula, gula pasir kualitas premium tercatat naik 39,11 persen menjadi Rp28.100 per kilogram. Sedangkan gula pasir lokal berada di level Rp23.400 per kilogram atau naik 22,19 persen.

Harga minyak goreng juga ikut mengalami kenaikan. Minyak goreng curah tercatat Rp22.850 per kilogram atau naik 10,92 persen.

Kemudian minyak goreng kemasan bermerek 1 berada di level Rp29.050 per kilogram atau naik 21,55 persen. Sementara minyak goreng kemasan bermerek 2 mencapai Rp26.200 per kilogram atau naik 13,42 persen.

Petani membersihkan hasil panen bawang merah. [Antara/Arnas Padda/nz]

Untuk bawang, harga bawang merah ukuran sedang tercatat Rp68.350 per kilogram atau naik 42,1 persen. Sedangkan bawang putih ukuran sedang mencapai Rp54.150 per kilogram atau naik 39,56 persen.

Load More