Bisnis / Keuangan
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Harga BBM naik 37%, kendaraan listrik dinilai jadi solusi penghematan.
  • Sebanyak 98% masyarakat mendukung percepatan transisi kendaraan listrik.
  • Industri siap, AISMOLI desak pemerintah beri kepastian kebijakan EV.

Sekretaris Jenderal AISMOLI Hanggoro Ananta Khrisna menegaskan bahwa industri telah siap mendukung percepatan transisi energi nasional. Ketersediaan produk, jaringan distribusi, hingga kesiapan rantai pasok disebut telah dipersiapkan.

"Industri dan konsumen telah menunjukkan kesiapan yang sama. Kini saatnya pemerintah mengambil peran kepemimpinan untuk membangun ekosistem kebijakan yang memberi kepastian jangka panjang. Kebijakan yang konsisten akan mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya beli masyarakat melalui penghematan biaya transportasi," ujarnya.

AISMOLI menilai keberhasilan transisi kendaraan listrik tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah, industri, dan konsumen harus bergerak dalam satu arah yang sama.

Dari sisi konsumen, kesiapan sudah terlihat dengan tingginya minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Dari sisi industri, tingkat kepuasan pengguna yang mencapai hampir 97 persen menjadi modal kuat untuk memperluas pasar.

Sementara dari sisi pemerintah, masyarakat menginginkan regulasi yang lebih tegas terhadap pengendalian emisi kendaraan. Sebanyak 97,4 persen responden menilai aturan emisi saat ini masih lemah dan perlu diperketat.

Jika ketiga pilar tersebut mampu berjalan beriringan, Indonesia berpeluang membangun industri kendaraan listrik yang kompetitif, memperkuat rantai pasok domestik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM secara permanen.

Di tengah lonjakan harga BBM dan tekanan fiskal yang semakin besar, kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar pilihan teknologi masa depan. Bagi Indonesia, transisi energi di sektor transportasi telah menjadi kebutuhan ekonomi yang semakin mendesak.

Load More