- Harga BBM naik 37%, kendaraan listrik dinilai jadi solusi penghematan.
- Sebanyak 98% masyarakat mendukung percepatan transisi kendaraan listrik.
- Industri siap, AISMOLI desak pemerintah beri kepastian kebijakan EV.
Sekretaris Jenderal AISMOLI Hanggoro Ananta Khrisna menegaskan bahwa industri telah siap mendukung percepatan transisi energi nasional. Ketersediaan produk, jaringan distribusi, hingga kesiapan rantai pasok disebut telah dipersiapkan.
"Industri dan konsumen telah menunjukkan kesiapan yang sama. Kini saatnya pemerintah mengambil peran kepemimpinan untuk membangun ekosistem kebijakan yang memberi kepastian jangka panjang. Kebijakan yang konsisten akan mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya beli masyarakat melalui penghematan biaya transportasi," ujarnya.
AISMOLI menilai keberhasilan transisi kendaraan listrik tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah, industri, dan konsumen harus bergerak dalam satu arah yang sama.
Dari sisi konsumen, kesiapan sudah terlihat dengan tingginya minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Dari sisi industri, tingkat kepuasan pengguna yang mencapai hampir 97 persen menjadi modal kuat untuk memperluas pasar.
Sementara dari sisi pemerintah, masyarakat menginginkan regulasi yang lebih tegas terhadap pengendalian emisi kendaraan. Sebanyak 97,4 persen responden menilai aturan emisi saat ini masih lemah dan perlu diperketat.
Jika ketiga pilar tersebut mampu berjalan beriringan, Indonesia berpeluang membangun industri kendaraan listrik yang kompetitif, memperkuat rantai pasok domestik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM secara permanen.
Di tengah lonjakan harga BBM dan tekanan fiskal yang semakin besar, kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar pilihan teknologi masa depan. Bagi Indonesia, transisi energi di sektor transportasi telah menjadi kebutuhan ekonomi yang semakin mendesak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Suami
-
Soal Proyek LRT City, Iwan Aras Tegaskan ADCP Harus Tanggung Jawab Atas Konsumen
-
Malan Ini Lawan Indonesia, Pelatih Vietnam Geram dengan Wartawan: Jangan Bongkar Kelemahan Kami
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
-
Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen & Tendik
-
Perusahaan Fintech Tak Pernah Berubah? Justru Itu yang Harus Diwaspadai
-
Komisi VI: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik
-
Kasus Bigmo Dinilai Ancam Anak Jadi Target Promosi Vape, FKBI Desak Polisi Lanjutkan Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Angka di Layar: Menagih Kedaulatan Rupiah dan Jurus BI Lepas dari Kecanduan Dolar
-
Pemerintah Luruskan Aturan Ekspor Logam Tanah Jarang, Produk Ikutan Tak Dilarang