- Bursa Efek Indonesia mencatat kenaikan kapitalisasi pasar menjadi Rp10.788 triliun sepanjang periode perdagangan 15 hingga 19 Juni 2026.
- Indeks Harga Saham Gabungan melonjak 2,82 persen ke level 6.177 yang menunjukkan ketahanan pasar modal di Jakarta pekan tersebut.
- Aktivitas perdagangan mengalami penurunan pada rata-rata nilai, volume, dan frekuensi transaksi harian serta aksi jual bersih investor asing.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar saham Indonesia naik pada pekan ini. Selama periode perdagangan 15–19 Juni 2026 meningkat 2,51 persen menjadi Rp10.788 triliun dari Rp10.524 triliun pada pekan sebelumnya.
Kenaikan kapitalisasi pasar ini tidak terlepas dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melonjak 2,82 persen dan ditutup pada level 6.177 dibandingkan posisi 6.007 pada pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengatakan bahwa pergerakan data perdagangan selama sepekan menunjukkan kondisi pasar yang masih dinamis dengan adanya peningkatan pada indikator utama seperti IHSG dan kapitalisasi pasar.
"Peningkatan tertinggi terjadi pada pergerakan IHSG yang naik 2,82 persen, diikuti kenaikan kapitalisasi pasar sebesar 2,51 persen. Sementara beberapa indikator aktivitas perdagangan mengalami penyesuaian dibandingkan pekan sebelumnya," ujar Kautsar dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (21/10/2026).
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan tipis sebesar 1,02 persen menjadi Rp24,81 triliun dari Rp25,06 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata volume transaksi harian di BEI juga mengalami perubahan sebesar 5,83 persen menjadi 34,03 miliar lembar saham dari 36,14 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 10,33 persen menjadi 2,25 juta kali transaksi dibandingkan 2,51 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Di sisi lain, investor asing pada perdagangan Jumat (19/6) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp3,19 triliun. Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih membukukan nilai jual bersih mencapai Rp68,25 triliun.
Meski investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih, penguatan IHSG dan kenaikan kapitalisasi pasar BEI menunjukkan ketahanan pasar modal Indonesia serta tetap menjadi indikator penting yang diperhatikan investor dalam mengambil keputusan investasi di Bursa Efek Indonesia.
Baca Juga: Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!